Triberita.com, Kabupaten Bekasi – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bekasi mengadakan acara Resepsi Hari lahirnya (Harlah) yang ke 89 di Museum Gedung juang Jalan Sultan Hasanudin, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Pada Sabtu (20/5/2023).
Acara Harlah GP Ansor yang dihadiri oleh para petinggi-petinggi GP Ansor di antaranya Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bekasi Ahmad Tetuko Taqiyuddin yang biasa disapa Atet, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Jawa Barat Deni Ahmad Haidar, dan juga para pengurus GP Ansor tingkat Kecamatan dan kader se Kabupaten Bekasi.
Nampak Hadir pula Kapolres Metro Kabupaten Bekasi Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi bersama Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Inf Muhammad Horison Ramadhan sebagai tamu undangan di acara Resepsi Harlah tersebut.
“Dalam acara Resepsi Harlah GP Ansor ini ada rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan,di antaranya adalah apel Harlah oleh Ansor Banser Kabupaten Bekasi, dan pelantikan Ranting hampir 61 Desa yang belum dilaksanakan se Kabupaten Bekasi,dan diisi pula dengan hiburan berupa panggung rakyat,” Jelas Ketua GP Ansor Kabupaten Bekasi Atet biasa disapa ketika diwawancarai oleh awak media, Pada Sabtu (20/5/2023).

Ditambahkannya, Organisasi Ansor siap mengawal jalannya Pemilu 2024 agar berjalan lancar,aman,damai, jujur dan adil,dan untuk para kader Ansor yang potensial dan punya kesempatan juga punya kemampuan diperkenankan secara pribadi untuk ikut serta dalam kontestasi politik, silahkan pilih di partai mana saja.
“Untuk Pemilu 2024 kader Ansor Kabupaten Bekasi yang ikut serta dalam kontestasi politik ada 28 orang yang tersebar diberbagai partai,” Sambungnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua GP Ansor Jawa Barat Deni Ahmad Haidar,secara Organisasi GP Ansor tidak boleh dukung mendukung,jika hak kader perorangan silahkan,tapi tidak boleh membawa atribusi organisasi untuk melakukan aktivitas politik praktis.
“Secara kelembagaan Ansor tidak boleh menyatakan dukungan terhadap partai dan caleg manapun,jika hubungan secara pribadi silahkan,” Jelasnya.
Deni juga menghimbau kepada Masyarakat Jawa Barat dan seluruh Masyarakat Indonesia,agar bisa melaksanakan Pemilu ini dengan riang gembira, santai,jangan sampai ada caci maki, konflik apalagi permusuhan,yang pada akhirnya para elit politik yang didukung masih bisa duduk bersama, Masyarakat dibawah masih saja bermusuhan.

Area Museum Gedung juang menjelang malam makin dipadati oleh warga sekitar dan juga warga yang melintas di jalan tersebut untuk menyaksikan panggung rakyat berupa hiburan musik dangdut.
Parkiran kendaraan didalam area Museum Gedung juang penuh,ditambah para pengurus GP Ansor tingkat Kecamatan se Kabupaten Bekasi yang buka stand kuliner/makanan,sehingga warga sekitar atau yang melintas banyak yang memarkirkan kendaraannya dipinggir jalan,dan mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang.

















