Scroll untuk baca artikel
BeritaSubang

Minimnya Pengadaan Buku Jadi Sorotan, Perpustakaan Subang Hadapi Tantangan di Tengah Kemegahan Gedung

364
×

Minimnya Pengadaan Buku Jadi Sorotan, Perpustakaan Subang Hadapi Tantangan di Tengah Kemegahan Gedung

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Subang, Yeni Nuraeni, mengakui adanya tantangan besar dalam pengadaan buku, meski gedung perpustakaan kini semakin megah. Pengadaan koleksi yang minim menjadi fokus utama untuk meningkatkan minat baca di kalangan pelajar.(Foto: Harun)

Triberita.com | Subang – Di balik kemegahan gedung baru Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang, sebuah persoalan klasik masih membayangi: minimnya pengadaan koleksi buku. Kondisi ini menjadi sorotan serius di tengah kebutuhan mendesak akan literasi, khususnya bagi pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Subang.

Menanggapi hal tersebut, Triberita.com melakukan wawancara eksklusif dengan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Subang, Yeni Nuraeni.

“Kami mengakui bahwa pengadaan buku bacaan untuk siswa SD, SMP, SMA, dan mahasiswa masih sangat minim,” ungkap Yeni Nuraeni.

Sorotan terhadap masalah ini muncul setelah Triberita.com melakukan penelusuran mendalam.

Berdasarkan perbandingan dengan daerah lain, alokasi anggaran untuk pengadaan buku di Subang dianggap jauh dari ideal. Idealnya, pemerintah daerah menganggarkan minimal sepertiga dari jumlah penduduk setiap tahun untuk pengadaan koleksi buku.

Yeni Nuraeni tidak menampik bahwa kebutuhan akan koleksi baru sangat besar, seiring dengan terus meningkatnya minat kunjungan ke perpustakaan yang kini memiliki fasilitas gedung yang representatif.

“Gedung perpustakaan kita sekarang memang sangat bagus dan nyaman untuk dikunjungi. Ini adalah sebuah prestasi, namun harus diimbangi dengan isi yang memadai,” tambahnya.

Minimnya koleksi buku ini dikhawatirkan dapat menghambat peningkatan minat baca dan literasi di kalangan generasi muda Subang. Keberadaan gedung megah tanpa koleksi yang memadai ibarat wadah kosong yang kehilangan fungsinya.

Pengadaan buku tidak hanya menjadi tanggung jawab perpustakaan, tetapi juga memerlukan komitmen kuat dari pemerintah daerah. Ketersediaan anggaran yang memadai menjadi kunci utama untuk memastikan perpustakaan dapat terus memenuhi kebutuhan literasi masyarakat.

Facebook Comments
Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun Libatkan Mobil Patwal dan Wabup di Ciamis