Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBeritaPemilu2024Politik

Muhamad Fauzi Caleg PDIP DPRD Kabupaten Bekasi Longmarch 30 Desa

1064
×

Muhamad Fauzi Caleg PDIP DPRD Kabupaten Bekasi Longmarch 30 Desa

Sebarkan artikel ini
Muhammad Fauzi, Caleg PDIP untuk DPRD Kabupaten Bekasi pada kegiatan longmarch di salah satu Desa.

Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Dalam rangka Pemilu Pileg dan Pilpres 2024 mendatang para kontestan politik sedang gencar-gencarnya mencari dukungan suara dari rakyat, dan berbagai sistem dilakukan oleh beberapa calon.

Sebut saja Muhamad Fauzi, Aktivis Agraria sekaligus Caleg Dapil 6 Nomor Urut 2. Caleg PDI Perjuangan bernomor partai 3 ini melakukan longmarch 30 Desa di lima Kecamatan, yakni Cabangbungin, Sukakarya, Karangbahagia, Pebayuran, dan Kedungwaringin.

Muhamad Fauzi mengatakan kepada awak media, dengan gerakan ketuk pintu 300 rumah per kecamatan, bukan hanya sekedar mencari dukungan semata. Tapi fungsi sebagai caleg, menurut dia, adalah mensosialisasikan program-program kerakyatan, mensosialisasikan tentang lingkungan desa.

“Dan tentunya saya sebagai caleg DPRD Kabupaten Bekasi harus mendengarkan apa yang rakyat pikirkan. Itu harus diperjuangkan oleh Dewan DPRD Kabupaten Bekasi, artinya rakyat desa merasakan kemakmuran di daerahnya sendiri, tegas Muhamad Fauzi.

Selanjutnya, Fauzi menjelaskan, dirinya berjalan bukan hanya hari ini, atau hanya pada saat pemilihan.

“Sejak saya menjadi mahasiswa, saya senang dengan terjun ke jalan menyuarakan suara rakyat miskin. Ya, semata-mata saya ingin setiap bangsa mempunyai hak yang sama dan menikmati kemerdekaan bersama,” ungkapnya.

Selain melatih fisik, kata dia, juga bermanfaat untuk kesehatan pula toh.

“Jadi, saya menginginkan bahwa desa sebagai kelahiran, desa sebagai sumber kehidupan, desa sebagai ujung tombak perekonomian daerah terutama desa yang saya cintai di wilayah utara adalah desa agraris dan maritim yang kedepan wajib diperhatikan baik segi infrastruktur rumah layak sehat, penyediaan air bersih, penyediaan air untuk pertanian, mengaktifkan lahan-lahan tidur menjadi lahan produktif rakyat.
Artinya potensi tersebut untuk keberdayaan rakyat desa,” papar Fauzi.

Ia menjelaskan, program 30 desa, ketuk 300 pintu rumah warga, 30.000 tanaman cabai untuk program ‘Gerakan Rakyat Desa Tanam Pangan’ dalam rangka melestarikan budaya pertanian, melestarikan budaya politik rakyat bantu rakyat.

Baca Juga :  Kombatan sarankan Ganjar Pranowo gaet Ketum PBNU Gus Yahya sebagai Cawapres: "Merawat Kebangsaan"

“Terlepas suara untuk pribadi, itu hal lain. Terpenting gerakan longmarch sapa rakyat adalah silaturahmi batin juga sebagai budaya anak desa. Terakhir saya pribadi mensosialisasikan 21 program utama Ganjar-Mahfud kepada warga desa,” tutup Fauzi.

Facebook Comments
Example 120x600