Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Panglima TNI Berikan Sanksi 4000 Prajurit Terlibat Judi Online

359
×

Panglima TNI Berikan Sanksi 4000 Prajurit Terlibat Judi Online

Sebarkan artikel ini
Sejumlah prajurit memberi hormat kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (Foto : istimewa)

Triberita.com | Jakarta – Sekitar 4000 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang terbukti terlibat dalam praktik judi online, mendapatkan sanksi dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Keterlibatan prajurit itu, berdasarkan data dari yang diterima TNI dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk periode tahun 2024.

“Panglima TNI sudah memberikan sanksi kepada 4.000 prajurit TNI yang terlibat judi online,” ujar Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayor Jenderal Yusri Nuryanto, usai Apel Gelar Pasukan Penegakan Hukum Tahun 2024 di Lapangan PRIMA, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (13/11/2024).

Danpuspom menegaskan, komitmen TNI sebagaimana diperintahkan Presiden Prabowo Subianto, untuk mengatasi berbagai persoalan yang merugikan negara, termasuk di antaranya judi online.

Mengenai perintah Presiden itu, Panglima TNI langsung menginstruksikan jajarannya di Pusat Polisi Militer TNI untuk bergerak.

Tindak lanjutnya, Danpuspom memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Penegakan Hukum Tahun 2024, yang diikuti sekitar 1.200 personel gabungan dari TNI, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Keamanan Laut (Bakamla), Bea Cukai, Imigrasi, Kejaksaan Agung, Badan Narkotika Nasional, dan PPATK.

Panglima TNI, dalam amanatnya yang dibacakan Danpuspom saat apel, memberikan sejumlah penekanan kepada para personel yang bertugas, di antaranya meminta mereka bekerja dengan niat tulus dan loyal, dan untuk prajurit diperintahkan memegang teguh Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan Delapan Wajib TNI.

“Ketiga, tingkatkan kemampuan yang responsif dalam menghadapi dinamika perkembangan situasi melalui deteksi dini, cegah dini, dan reaksi cepat,” kata Panglima.

Kemudian, Panglima juga menginstruksikan para personel untuk meningkatkan soliditas dan sinergi dalam memberantas berbagai tindak pidana yang menjadi sorotan, salah satunya judi online.

Baca Juga :  YouTube DPR RI kena Retas Judi Online, Netizen: Puan Maharani Gacor

“Kelima, bertindaklah secara adaptif dan fleksibel dalam pelaksanaan tugas dengan mengoptimalkan pembinaan teritorial di tengah masyarakat,” kata Agus Subiyanto.

Facebook Comments