Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaEkonomi & BisnisSocial Media

Pemerintah dan ASDP Siapkan Langkah Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2023

190
×

Pemerintah dan ASDP Siapkan Langkah Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2023

Sebarkan artikel ini

Persiapan tersebut dilakukan dengan menggelar rapat koordinasi antara Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan

Triberita.com, Cilegon Banten – Pemerintah mempersiapkan langkah antisipasi lonjakan pergerakan kendaraan roda empat di masa mudik Lebaran 2023 yang diprediksi akan meningkat, dibandingkan masa mudik Lebaran 2022 lalu.

Persiapan tersebut dilakukan dengan menggelar rapat koordinasi antara Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Kakorlantas Polri, Jasa Marga, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Dirlantas Polda Jabar, dan sejumlah operator jalan tol.

“Persiapan kita lakukan sejak dini, sehingga kita bisa lebih siap dan masih punya waktu untuk memperbaiki kekurangan yang masih ada,” ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sebagaimana dikutip Triberita.com, Senin (27/3/2023).

Menhub menjelaskan, dari total jumlah potensi pergerakan masyarakat di masa mudik Lebaran tahun ini yang mencapai 123,8 juta orang, pengguna kendaraan pribadi roda empat menjadi pilihan tertinggi masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik. Diprediksi jumlahnya mencapai 27,32 juta orang atau 22,7 persen dari total pergerakan.

Pemudik motor tujuan pulau Sumatera memadati Pelabuhan ASDP Merak, pada mudik Lebaran 2022 lalu. (Foto : Daeng Yusvin)
Pemudik motor tujuan pulau Sumatera memadati Pelabuhan ASDP Merak, pada mudik Lebaran 2022 lalu. (Foto : Daeng Yusvin)

Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati mengatakan, langkah antisipasi yang dilakukan, di antaranya menyiapkan armada kapal penumpang di berbagai pelabuhan.

“Di Pelabuhan Tanjung Priok misalnya, telah disiapkan 15 kapal penumpang dengan total kapasitas 16.767 orang untuk mengantisipasi lonjakan penumpang kapal laut yang terjadi pada masa mudik Lebaran tahun ini,” kata Adita.

Kemudian, melakukan uji petik (inspeksi keselamatan) pada kapal-kapal yang telah disiapkan untuk memastikan kapal yang beroperasi dalam keadaan laik laut.

“Uji petik telah dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Samarinda, Surabaya, Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Batam, Banyuwangi, Pelabuhan Palembang serta Pelabuhan Belawan,” ucap Adita.

Selanjutnya, menyiapkan fasilitas command center, salah satunya di Pelabuhan Tanjung Priok. Fasilitas itu akan menjadi pusat pengendalian operasi kontainer dan non-kontainer (multipurpose), termasuk pelayanan kapal.

Baca Juga :  Ada Apa! ASDP Merak Tidak Melayani Penjualan Tiket Kapal. Pemudik Lebaran Melalui Pelabuhan ASDP Merak, Harus Baca Berita Ini?

“Dengan begitu, kemungkinan terjadinya keramaian karena adanya pembatasan angkutan logistik menjelang hari Lebaran dapat diketahui lebih awal sehingga dapat dilakukan antisipasi sebelum benar-benar terjadi,” tuturnya.

Kemenhub, lanjut dia, juga terus berupaya mengurai kepadatan di pelabuhan saat Lebaran, salah satunya dengan mengkaji kemungkinan penggunaan Pelabuhan Bojonegara dan Pelabuhan Bandar Jaya untuk memperkuat Pelabuhan Merak, dan Pelabuhan Ciwandan.

Kemenhub tengah berkoordinasi dengan PT Pelindo dan stakeholder terkait untuk mengupayakan fasilitas mudik gratis bagi pekerja dan buruh di lingkungan sekitar Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Tanjung Perak, dengan menggunakan bus atau kereta api.

“Diharapkan upaya ini dapat mengurangi jumlah pemudik pengguna sepeda motor yang potensi kecelakaannya sangat tinggi,” kata Adita.

Facebook Comments