Scroll untuk baca artikel
BeritaJakarta Raya

Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Mobil Taktis Brimob di Tengah Demonstrasi, Ini Kata Kapolri dan Istana

336
×

Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Mobil Taktis Brimob di Tengah Demonstrasi, Ini Kata Kapolri dan Istana

Sebarkan artikel ini
Aksi unjuk rasa driver ojol di Markas Sat Brimob. (Foto: Istimewa)

Triberita.com | Jakarta – Peristiwa menewaskan Affan Kurniawan (21), sopir ojek online (ojol) yang terlindas sebuah kendaraan taktis Brimob saat membubarkan massa aksi di depan Gedung DPR pada Kamis (28/8), berbuntut panjang.

Insiden ini sontak menuai kemarahan publik, sehingga meluas, lantaran terekam dalam sebuah video amatir yang kemudian viral di media sosial.

Kronologi dan Reaksi Publik

Peristiwa tersebut terjadi saat kendaraan taktis Brimob berusaha menerobos kerumunan massa yang berkumpul di sekitar Gedung DPR. Massa ini adalah bagian dari aksi protes buruh yang telah dikuasai oleh kelompok lain. Video yang beredar menunjukkan kendaraan tersebut melindas korban hingga tewas di tengah keramaian.

Video tersebut memicu gelombang kemarahan dan duka di media sosial. Netizen dan masyarakat mendesak agar kasus ini diselidiki secara menyeluruh.

Tak hanya itu, bahkan masyarakat juga menuntut pertanggungjawaban dari pimpinan kepolisian. Seruan untuk menggelar unjuk rasa menentang tindakan berlebihan aparat pun mulai muncul.

Tanggapan Pemerintah dan Kepolisian

Baik Istana Kepresidenan maupun pihak kepolisian langsung memberikan respons atas insiden ini.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan belasungkawa dan menegaskan bahwa pemerintah telah meminta aparat kepolisian untuk bertindak lebih hati-hati.

“Kami terus berkoordinasi dan secara khusus meminta aparat kepolisian untuk tetap sabar dan melakukan pengamanan dengan penuh kehati-hatian,” kata Prasetyo, dikutip pada Jumat (29/8).

“Termasuk kami meminta atensi khusus terhadap kejadian tersebut,” sambungnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyampaikan permintaan maaf atas nama institusi Polri. Ia menyatakan penyesalannya yang mendalam dan berjanji akan mengambil langkah penanganan yang serius.

“Saya sangat menyesali insiden yang terjadi, dan mohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa ini,” ujar Sigit dalam keterangan tertulisnya.

Facebook Comments
Baca Juga :  Ketum PSSI Sebut Piala Dunia U20 Adalah Momen Penting