Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Pertalite Langka, Warga Pandeglang Banten Terpaksa Beli Pertamax

0
×

Pertalite Langka, Warga Pandeglang Banten Terpaksa Beli Pertamax

Sebarkan artikel ini
SPBU Pertamina 34.422.03 di Jln Jendral Sudirman, Labuan, Kabupaten Pandeglang. (Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Pandeglang Banten – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di wilayah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, dikeluhkan warga. Kondisi ini memaksa masyarakat beralih ke BBM non-subsidi dengan harga yang jauh lebih tinggi, pada Minggu (14/6/2026).

Meski harganya lebih tinggi, masyarakat mengaku tidak memiliki pilihan lain, karena kendaraan tetap dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Salah satu lokasi yang mengalami kekosongan stok Pertalite adalah SPBU Pertamina 34.422.03 Labuan di Jln Jendral Sudirman, Labuan, Kabupaten Pandeglang.

Pantauan di lokasi, menunjukkan antrean kendaraan cukup panjang di jalur pengisian Pertamax, dengan mayoritas pengendara sepeda motor yang sebelumnya biasa menggunakan BBM subsidi.

Para pengendara mengaku, stok Pertalite di SPBU Labuan telah habis sejak pagi hari. Kondisi tersebut, memaksa mereka membeli Pertamax agar tetap bisa menjalankan aktivitas, seperti bekerja, berdagang, hingga mengantar anak ke sekolah.

“Biasanya saya isi Pertalite karena lebih murah. Tapi tadi, petugas bilang stoknya sudah habis sejak pagi, jadi terpaksa beli Pertamax sekarang kan harganya pindah dari Rp12.300 per liter jadi Rp16.250 per liter. Mau tidak mau, motor dipakai untuk bekerja setiap hari,” kata seorang warga ditemui di SPBU.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, yang mengaku pengeluaran untuk membeli BBM meningkat akibat kelangkaan Pertalite di Pandeglang.

Menurutnya, penggunaan Pertamax cukup memberatkan, terutama bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada BBM bersubsidi.

“Kalau harus terus beli Pertamax tentu terasa berat. Kami berharap, stok Pertalite segera tersedia lagi supaya tidak menambah beban pengeluaran,” ujarnya.

Sementara itu, pihak SPBU Labuan ketika dikonfirmasi, belum memberikan penjelasan apapun.

Kelangkaan Pertalite di sejumlah SPBU di Pandeglang ini, diharapkan segera mendapat penanganan, sehingga distribusi BBM subsidi kembali normal dan kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar dapat terpenuhi tanpa harus beralih ke BBM non-subsidi dengan harga yang lebih mahal.

Facebook Comments