Triberita.com | Subang – Sosok pemimpin yang responsif kembali ditunjukkan oleh Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi. Di tengah kesibukannya, ia terjun langsung menyambut kehadiran Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, guna memastikan proyek strategis Koperasi Merah Putih berjalan optimal demi kepentingan warga, pada Selasa (20/1/2026).
Penerimaan hangat yang diberikan Kang Akur—sapaan akrabnya—di Koperasi Merah Putih Desa Dawuan Kaler, bukan sekadar protokoler biasa. Hal ini mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Subang dalam menyelaraskan visi pusat dengan kebutuhan di tingkat akar rumput.
Mengawal Visi Presiden dengan Sinergi Kuat
Dalam kunjungan tersebut, H. Agus Masykur menunjukkan kualitas kepemimpinan yang kolaboratif. Ia mendampingi Wakil Panglima TNI meninjau pembangunan koperasi yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Melalui komunikasi yang cair dan koordinasi yang apik, Agus Masykur memastikan bahwa program swasembada pangan dan pengentasan kemiskinan melalui koperasi ini dapat terakomodasi dengan baik di tanah Subang.
Pemimpin yang Peduli Nasib UMKM
Salah satu momen penting adalah ketika Agus Masykur turut mendampingi peninjauan melalui video conference untuk lokasi di Desa Jati, Kecamatan Compreng. Kepemimpinan beliau terlihat dari keselarasan pandangan dengan TNI mengenai perlindungan usaha lokal.
Agus Masykur sangat mendukung pesan Wakil Panglima TNI agar kehadiran Koperasi Merah Putih tidak menjadi kompetitor, melainkan mitra bagi pelaku UMKM lokal.
”Kehadiran pemerintah adalah untuk merangkul. Kita ingin Koperasi Merah Putih ini menjadi kekuatan baru yang berjalan beriringan dengan ekonomi masyarakat yang sudah ada, bukan justru mematikannya,” tutur Agus Masykur di sela-sela kegiatan.
Sinergi Tanpa Batas dengan TNI dan Masyarakat
Kehadiran jajaran Forkopimda dan para kepala OPD di bawah koordinasi beliau menunjukkan manajemen kepemimpinan yang solid. Agus Masykur mampu menciptakan ekosistem kerja yang harmonis antara aparat keamanan, birokrasi, dan masyarakat desa.
Sikapnya yang rendah hati namun tegas dalam memastikan fasilitas pelayanan publik siap digunakan, menjadikannya sosok pemimpin yang tidak hanya bekerja di belakang meja, tetapi hadir langsung memberikan solusi di lapangan.

















