Triberita.com | Pandeglang Banten – Guna menekan peredaran narkoba yang sudah mengakar sampai di kampung kampung, dan desa terpencil, ratusan kepala desa dan lurah mengikuti kegiatan sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Kegiatan yang berlangsung di Oproom Setda Pandeglang, pada Rabu (11/9/2024) itu, dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten.
Asda I Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Setda Kabupaten Pandeglang Doni Hermawan mengatakan, jumlah kepala desa sebanyak 326 kepala desa, dan 13 kelurahan.
“Namun yang saat ini hadir di sini sebagian dari wilayah dekat pusat Kota Pandeglang. Sebagian lagi nanti siang yang dari wilayah selatan,” katanya, Rabu (11/9/2024).
Para kades dan lurah dihadirkan untuk mendapatkan bimbingan dan arahan dari BNN. Narkoba sudah mulai mengakar sampai di kampung kampung, desa terpencil.
“Karena peredaran narkoba sudah luar biasa. Bagaimana cara kita bersama-sama memberantas narkoba. Untuk itu, penting bagi kita untuk mendapatkan bimbingan dan arahan bagaimana cara memberantas narkoba,” katanya.
Doni menjelaskan, hadirnya BNN, untuk mengedukasi kepala desa dan lurah untuk ikut punya peran menjaga wilayahnya dari bahaya narkoba
“Kades punya peran untuk menjaga wilayahnya masing masing. Kades punya jaringan Ketua RT, RW, kalau misalkan ada hal mencurigakan, maka bisa langsung melaporkan,” katanya.
Doni mengungkapkan, jalur laut di Kabupaten Pandeglang sangat luas. Bisa dimanfaatkan luar biasa oleh mafia narkoba.
“Dan di Pandeglang sendiri, terakhir Kepolisan menggagalkan penyelundupan 23 kilogram sabu. Tentu ini harus kita waspadai dan berantas secara bersama-sama,” katanya.
















