Triberita.com | Kabupaten Bekasi,-
Ratusan massa dari organisasi masyarakat (ormas) DPD Gerakan Militansi Perjuangan Indonesia (GMPI) Kabupaten Bekasi berkumpul di PT Eun Sung, Rabu (25/10/2023).
Massa GMPI mengepung PT Eung Sung di kawasan Industri Jababeka 3, Jl. Raya Industri, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi dengan berkonvoi mengendarai motor hingga mobil komando bercorak khas hitam.
Pantauan pewarta triberita dilokasi, dipimpin langsung Ketua DPD GMPI Kabupaten Bekasi, Agus Riadi Idol dan jajaran melakukan orasi didepan PT Eung Sung diiringi nyanyian penyemangat dan teriakan dari ratusan anggota.
Sekretaris GMPI DPD Kabupaten Bekasi, Finly Gerry SH mengatakan, dalam aksinya kali ini, pihaknya mewakili masyarakat meminta kepada pihak menegement untuk melakukan kerjasama, terkait membuka peluang usaha&pekerjaan kepada warga Kabupaten Bekasi.

“Apa yang kami sampaikan aspirasi hari ini terkait kerjasama dari GMPI bersama pihak PT Eung Sung yang harusnya mereka sebagai pendatang (investor) mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bekasi “masa kita hanya jadi penonton saja”. Alhamdulillah aspirasi kerjasama kita diterima,” kata Finly saat ditemui triberita usai melakukan audensi, Rabu 25 Oktober 2023.
Ia menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil keputusan dari pihak menegement Minggu depan. Finly berjanji jika memang aspirasi mereka di abaikan maka akan melakukan aksi kembali dengan jumlah Yg lebih besar.
“Kami hari ini menunggu keputusan dan kami kasih kesempatan mereka karena management mempunyai standar operasional dan kami masih menunggu keputusan dari pihak menagement kalau tidak berarti mereka membohongi masyarakat Kabupaten Bekasi maka kita akan turunkan massa lagi,” jelasnya.
“Informasi Minggu depan apabila tidak dipenuhi mau tidak mau suka tidak suka kami akan turunkan pasukan lebih besar lagi,” sambungnya.

Adapun tuntutan kali ini, sambung Finly, hanya bersifat kerjasama minta kepada pihak menegement terkait pengelolaan limbah, katring, penyerapan tenaga kerja dan lainnya.
“Dari pada kita orang pribumi melakukan hal-hal yang tidak diinginkan (malak, merampok), alangkah bijaknya pihak perusahaan memberikan pekerjaan yang layak untuk warga Kabupaten Bekasi yang terdampak oleh pabrik pabrik besar dan ini merupakan bentuk kerjasama,” bebernya.
Aksi kali ini, pihaknya menurunkan sebanyak kurang lebih 500 anggota yang tergabung setiap DPC GMPI se Kabupaten Bekasi, rencananya Minggu depan ketika kerjasama itu tidak membuahkan hasil maka akan melakukan aksi lebih besar.
“Sejauh ini aksi tersebut berjalan kondusif, harapan kedepannya selaku investor bisa mengakomodir masyarakat di Kabupaten Bekasi yang notabenenya adalah pribumi,” ujarnya.
“Kami GMPI adalah wadah, bagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang ingin menyuarakan aspirasi.kami siap membantu karena kami penyambung lidah masyarakat kepada pengusaha yang ada diwilayah kami,” tandasnya.

















