Triberita.com, Serang Banten – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, bakal melakukan sejumlah kegiatan di Tanah Papua.
Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey mengatakan, sesuai dengan agenda, Presiden Joko Widodo, akan tiba di Jayapura. Pada Rabu (5/7/2023).
“Beliau akan melakukan sejumlah agenda penting di Tanah Papua,” kata, Frans Pekey, Senin (3/7/2023).
Hal serupa dikatakan Bupati Keerom Piter Gusbager di Jayapura, bahwa panen jagung yang akan dilakukan Presiden tanggal 7 Juli nanti, berada di atas areal seluas dua hektar.
Dari lahan seluas dua hektar, diperkirakan menghasilkan sekitar 10 ton jagung dengan harga jual Rp 5.000/kg.
“Jagung-jagung itu nantinya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat baik yang ada di Keerom dan Jayapura,” kata, Bupati Gusbager.
Diakui, saat ini Kabupaten Keerom sedang melakukan berbagai persiapan terkait kunjungan Presiden termasuk memperbaiki jalan-jalan yang akan dilalui.
Selain melakukan panen jagung juga dilakukan pertemuan baik dengan petani penggarap juga pembeli mengingat hasil panen masih untuk memenuhi kebutuhan lokal.

Saat ini, lahan seluas 121 hektar lahan dari 300 an hektar lahan yang sudah ditanami jagung, lokasinya di Kabupaten Keerom Papua, merupakan salah satu wilayah yang berbatasan dengan Papua Nugini (PNG).
Wilayah lainnya yang berbatasan dengan PNG, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Pegunungan Bintang di Provinsi Papua Pegunungan dan Kabupaten Merauke serta Boven Digul di Papua Selatan.
Sementara itu, sebanyak 10 siswa Sekolah Dasar pintar berhitung cepat gampang asik dan menyenangkan (Gasing) asal Kabupaten Biak Numfor Papua, diundang untuk mengikuti acara dengan Presiden RI Joko Widodo di Jayapura, 7 Juli 2023.
“Sebanyak 10 siswa SD pintar berhitung cepat Gasing dari Biak yang diminta berangkat mengikuti pertemuan untuk di tes Presiden Jokowi sesuai dengan rekomendasi Prof Yohanes Surya,” ujar, Kepala Dinas Pendidikan Biak Numfor Kamaruddin di Biak.
Ia mengatakan, sebelum mengikuti acara tatap muka dengan Presiden Jokowi, para siswa asal Biak Numfor mengikuti pemantapan pembinaan dari Prof Yohanes Surya, di Jayapura pada tanggal 3-6 Juli 2023.
Dari 10 siswa yang terpilih mengikuti tatap muka dengan Presiden Jokowi di Jayapura, menurut Kadisdikbud Jamaruddin, merupakan alumni program Gasing angkatan pertama di Kabupaten Biak Numfor.
“Dari 10 siswa yang sudah berangkat ke Jayapura, terdiri tujuh perempuan dan tiga laki-laki, yang merupakan siswa pilihan dan terbaik, sehingga dipilih bertatap muka dengan Presiden Jokowi,” ujarnya, menanggapi keberangkatan 10 siswa Biak bertatap muka dengan Presiden Jokowi.
















