Triberita.com | Subang – Harapan warga Kampung Sukamaju, Kelurahan Cigadung, Kabupaten Subang untuk mendapatkan hunian yang layak mulai menemui titik terang. Setelah satu bulan melaporkan kondisi rumahnya yang roboh, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang akhirnya turun langsung ke lokasi untuk melakukan survei dan supervisi, Jumat (23/1/2026).
Penyebab robohnya bangunan tersebut diduga kuat akibat akumulasi cuaca ekstrem. Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang wilayah tersebut, sementara kondisi material bangunan yang didominasi kayu dan bambu sudah lapuk dimakan usia.
Peninjauan Langsung ke Lokasi
Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Subang, KH Satibi, memimpin langsung rombongan didampingi oleh Kabag, Kepala Staf, serta jajaran staf Bagian Pendistribusian. Kehadiran tim ini bertujuan untuk memastikan validitas laporan warga sekaligus menentukan langkah penanganan yang tepat.
”Kami hadir di sini untuk merespons laporan masyarakat. Berdasarkan hasil survei di lapangan, kondisi rumah memang sudah tidak layak huni karena faktor usia material dan hantaman cuaca,” ujar KH Satibi di lokasi kejadian.
Hasil Survei dan Rencana Tindak Lanjut
Dari hasil pengamatan tim di lapangan, terdapat beberapa poin krusial yang dicatat:
Faktor Alam: Struktur bangunan tidak kuat menahan curah hujan dan angin kencang.
Kelayakan Material: Material utama seperti bambu dan kayu sudah lapuk, sehingga sangat berisiko.
Kebutuhan Mendesak: Warga terdampak sangat membutuhkan bantuan stimulan untuk perbaikan tempat tinggal.
Sebagai langkah konkret, BAZNAS Kabupaten Subang berkomitmen untuk segera memberikan bantuan kepada warga yang terkena musibah.
Selain bantuan internal, BAZNAS juga akan melakukan koordinasi lintas sektoral dengan pihak terkait guna mempercepat proses rehabilitasi rumah tersebut.

















