Scroll untuk baca artikel
Bandung RayaBeritaBisnisNasionalPendidikan

PT. Handex Dukung Indonesia – Jepang Menjadi Partner Ekonomi Yang Semakin Erat

511
×

PT. Handex Dukung Indonesia – Jepang Menjadi Partner Ekonomi Yang Semakin Erat

Sebarkan artikel ini

Pihaknya melaksanakan interview untuk rekrutmen dalam program pemagangan untuk bekerja di perusahaan Handex di Jepang

Hamaren Education Center dan PT Handex membuka peluang para pelajar SMKN 2 Kabupaten Subang untuk berkarir di Jepang. (Foto: Team Redaksi Triberita.com)
Hamaren Education Center dan PT Handex membuka peluang para pelajar SMKN 2 Kabupaten Subang untuk berkarir di Jepang. (Foto: Team Redaksi Triberita.com)

Triberita.com, Subang – Hamaren Education Center melaksanakan interview kepada 18 siswa SMK Negeri 2 Subang, untuk diberangkatkan ke Jepang.

Managing Director PT Handex, Masahide Goto menjelaskan, pihaknya melaksanakan interview untuk rekrutmen dalam program pemagangan untuk bekerja di perusahaan Handex di Jepang.

“Jadi untuk hari ini, kami melaksanakan interview yang kedua setelah 3 bulan lalu merekrut Angkatan pertama sebanyak 8 Siswa untuk menjadi pemagang di perusahaan kami. Selain pemagang perusahaan kami di Jepang juga akan memperkerjakan pekerja berketrampilan khusus (SSW) atau yang sering di kenal dengan Tokutei gino. Kami berharap mereka bisa belajar Teknik dan kemampuan soft skillnya di perusahaan kami Handex,” ujarnya sebelum melaksanakan interview di SMKN 2 Subang, Desa Sukasari, Kabupaten Subang, kepada triberita.com. Pada Selasa (16/05/23) pagi.

Untuk wilayah kerjasama dan kolaborasi dengan sekolah di pulau Jawa, dirinya mengatakan, di Jawa Barat kita bekerja sama dengan dua SMK, yaitu SMK Negeri 2 Subang dan SMK NU Kaplongan di Kabupaten Indramayu.

“Itu untuk di Jawa Barat, kalau di Jawa Tengah kami bekerjasama dengan SMK Wisudha Karya Kudus, kemudian Jawa Timur kami bekerjasama dengan SMK Mitra Sehat, dan yang di luar pulau Jawa, yaitu di Bali untuk perhotelan,” jelasnya.

Selain itu, Goto mengatakan, untuk sementara karena pihaknya lingkupnya masih sekitar Jawa dan Bali saja, karena jauh ke pulau-pulau lain di Indonesia pihaknya masih belum mampu untuk men-supply SDM-SDM pihaknya untuk guru pengajar maupun staff-staff.

“Salah satu yang menjadi dasar kami memilih adalah Indonesia ini orang-orangnya suka dengan jepang, kemudian Indonesia adalah bagian dari pada Negara-negara yang masih berkembang dan kelak akan menjadi Negara maju untuk itu kami, Handex, itu mengambil pekerja-pekerja muda dari Indonesia, Bangladesh, Uzbekistan, dan dari Vietram,” kata Goto.

Baca Juga :  Hamaren Education Center Lakukan Interview ke 18 Siswa SMK di Subang untuk Diberangkatkan ke Jepang
Hamaren Education Center dan PT Handex membuka peluang para pelajar SMKN 2 Kabupaten Subang untuk berkarir di Jepang. (Foto: Team Redaksi Triberita.com)
Hamaren Education Center dan PT Handex membuka peluang para pelajar SMKN 2 Kabupaten Subang untuk berkarir di Jepang. (Foto: Team Redaksi Triberita.com)

Jadi, kata Goto, sebenarnya pengambilan pemagang dari Indonesia itu ada kaitannya dengan investasi Perusahaan Jepang ke Indonesia. Selain itu, ada kondisi dari pada pekerja-pekerja angkatan kerja di Jepang yang semakin menurun dari tahun ke tahun, dimana kekurangan pekerja di Jepang di tahun 2040 di perkirakan mencapai 6,740,000 angkatan kerja. Ini adalah dampak dari penurunan angka kelahiran yang drastis turunnya dan sulit di kendalikan oleh pemerintah Jepang.

“Jadi, harapan kami Indonesia-Jepang menjadi partner yang semakin erat. Selain itu kami Hands Holding bersama dengan pekerja Indonesia itu bisa menjadi partner yang erat, sehingga kami akan terus melakukan rekrutmen orang-orang Indonesia, pemuda-pemuda Indonesia,” harapnya.

“Selain itu, dalam perekrutan siswa ke Jepang atau secara umum, tidak ada batasan kepada anak-anak milenial saja, siapapun yang sudah berumur pun yang mempunyai keinginan yang kuat untuk bekerja di Jepang dan bergabung dengan kami, kami akan mempertimbangkan untuk merekrutnya,” tandasnya.

Sementara itu, Director of Subang Japanese Language Center(SJLC) Bagian dari Hamaren Group, M Abas Ridwan menambahkan, dalam rangka penerimaan calon Pemagang Indonesia, khususnya dari Subang untuk bekerja dan magang di perusahaan di Jepang, untuk kali ini adalah perusahaan Handex. Interview ini rutin di lakukan setiap minggu melalui Online dari berbagai perusahaan dan berbagai jenis pekerjaan.

“Sampai saat ini kami sudah berhasil mematchingkan siswa kami dengan berbagaia perusahaan di Jepang lebih dari 500 siswa. Kami berharap bisa melatih lebih banyak lagi pemuda pemudi Subang agar sampai akhir tahun nanti kami bisa mematchingkan 1000 siswa kami untuk magang ke Jepang.” ujar, pria yang pernah mengabdi di KBRI Tokyo 16 tahun dan terakhir menjadi wakil Duta Besar Indonesia di KBRI Tokyo ini kepada triberita.com.

Baca Juga :  Buntut Panjang Dugaan Bangunan Perumahan tak Berizin di Kabupaten Bekasi, LSM LIAR Bakal Surati Kantor Pajak

Menurutnya, program ini sangat baik, karena menunjang program pemerintah untuk mengurangi pengangguran dan mengisi lowongan kerja di luar negeri. Karena di samping bekerja, di Jepang itu sangat ketat disiplinnya, budayanya sangat tinggi, sopan santunnya juga sangat baik sekali.

“Jadi, di samping bekerja juga mereka akan belajar banyak hal di Jepang,” tandasnya.

Facebook Comments