Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Sepekan Operasi Patuh Maung 2025, Kasat Lantas Polres Serang Banten Klaim Angka Kecelakaan Lalu Lintas Turun

324
×

Sepekan Operasi Patuh Maung 2025, Kasat Lantas Polres Serang Banten Klaim Angka Kecelakaan Lalu Lintas Turun

Sebarkan artikel ini
Satuan Lalulintas Polres Serang Polda Banten saat pelaksanaan hari terakhir kegiatan Operasi Patuh Maung 2025, pada Minggu (27/7/2025), Kasatlantas Polres Serang AKP Fery Oktaviari Pratama menjelaskan dari tiga peristiwa kecelakaan yang terjadi, tidak ada korban jiwa, luka berat 1 orang dan 2 orang mengalami ringan. (Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Serang Banten – Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Serang Polda Banten selama dua pekan melaksanakan kegiatan Operasi Patuh Maung 2025 untuk menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Satlantas Polres Serang mencatat, selama pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2025, sejak tanggal 14 Juli 2025 hingga 27 Juli 2025, sebanyak 3.641 penindakan pelanggaran lalu lintas.

Penindakan pelanggaran lalulintas tersebut, terdiri dari ETLE Statis sebabnya 700 pelanggaran, tilang manual sebanyak 301 perkara serta teguran sebanyak 2.860 atau meningkat sebesar 38 persen, jika dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 2.660 perkara.

“Untuk Operasi Patuh ini, jumlah pelanggaran lalulintas meningkat sebesar 38 persen jika dibandingkan dengan operasi yang sama tahun sebelumnya,” kata Kasatlantas Polres Serang AKP Fery Oktaviari Pratama, Selasa (29/7/2025).

Untuk kecelakaan lalulintas, Kasat menjelaskan, terjadi penurunan diangka 79 persen. Di Operasi Patuh Maung 2025, dari tiga peristiwa kecelakaan yang terjadi, tidak ada korban jiwa. Sementara luka berat 1 orang dan 2 orang mengalami ringan serta kerugian materil sebesar Rp3 juta.

“Sementara pada Ops Patuh Maung 2024 lalu, peristiwa kecelakaan, terjadi sebanyak empat kali kecelakaan lalulintas, dengan jumlah 3 orang meninggal dunia, dan 6 orang luka ringan. Kerugian materil sebesar Rp14,5 juta,” jelasnya.

Fery memastikan, meningkatnya angka pelanggaran tersebut, disebabkan kurangnya kesadaran pengendara terkait pentingnya keselamatan berlalulintas.

Oleh karenanya, pihaknya mengimbau pengendara, agar mentaati peraturan lalu lintas serta memperhatikan batas kecepatan. Dan tak kalah penting, memperhatikan kendaraannya sesuai standar dan memperhatikan surat-surat kendaraan.

“Harapan kami, usai Operasi Patuh ini kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas bisa lebih meningkat,” harap dia.

Facebook Comments
Baca Juga :  Rakernis Setum Polda Banten 2025, Dorong Efisiensi Administrasi Melalui Teknologi Informasi