Triberita.com | Banten – PDI Perjuangan (PDIP) tidak akan melantik caleg jika hasil caleg (calon legislatif) tidak linier dengan hasil suara Capres-Cawapres usungan mereka (Ganjar-Mahfud).
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri pada Desember 2023 saat mewanti-wanti para kadernya untuk memenangkan PDIP serta Ganjar-Mahfud.
Megawati juga mengingatkan untuk perolehan suara yang didapat caleg harus linier dengan suara Ganjar-Mahfud. Jika tidak, maka rencananya, para caleg yang menang untuk tidak dilantik.
“Bagi caleg yang tidak linier, DPP PDIP akan mempertimbangkan caleg itu tidak dilantik,” ungkap Megawati saat itu.
Menjelang pengumuman hasi rekapitulasi suara nasional Pemilihan Umum 2024, dan terkait PDI Perjuangan tidak akan melantik caleg, Idham Holik, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengatakan, KPU tidak mau cawe-cawe.
“Masalah ancaman Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang tak akan melantik calon legislatif (caleg) terpilih, itu merupakan urusan internal PDIP. KPU tidak mau cawe-cawe. KPU tidak memiliki kapasitas mengomentari kebijakan internal peserta pemilu,” ujar Idha, Rabu (20/3/2024).
Ia pun menegaskan, bahwa dalam Undang-Undang Pemilu, para pemilih diberikan kebebasan dalam memberikan suaranya di TPS.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, mengakui hasil quick count atau hitung cepat sejumlah lembaga survei menunjukkan PDIP masih menjadi partai politik dengan perolehan suara terbanyak dalam Pileg 2024. Namun, Ganjar-Mahfud berada di posisi terakhir dalam Pilpres 2024.
Oleh sebab itu, PDI Perjuangan akan lakukan evaluasi. Meski demikian, Hasto tidak menjelaskan lebih lanjut evaluasi seperti apa yang dimaksudnya.
“Ya tentu saja ada tahapan-tahapan seperti itu, partai melakukan evaluasi atas setiap peristiwa-peristiwa politik yang sangat penting, khususnya itu pemilu,” jelas Hasto beberapa waktu lalu saat berada di Gedung High End, Jakarta.
Dia tidak menampik surat instruksi kepada jajaran pengurus DPD, DPC, anggota dewan, dan calon anggota legislatif, agar memenangkan Ganjar-Mahfud. Mereka harus melinierkan suara pileg dengan pilpres.
Dengan demikian, Hasto menekankan pentingnya evaluasi apabila ada perintah partai yang tidak terpenuhi.
“Karena ini juga sebagai suatu pembelajaran yang sangat baik ke depan,” katanya.

















