Scroll untuk baca artikel
Bencana AlamBeritaPeristiwaSumatra

Tanah Longsor di Padang Lawas Sumut, Empat Orang Sekeluarga Tewas Tertimbun

591
×

Tanah Longsor di Padang Lawas Sumut, Empat Orang Sekeluarga Tewas Tertimbun

Sebarkan artikel ini
Lokasi peristiwa tanah longsor di Desa Harang Julu, Kecamatan Ulu Sosa, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara yang terjadi, pada Sabtu 23 November 2024, empat orang sekeluarga tewas tertimbun. (Foto : istimewa)

Triberita.com | Serang Banten – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut), menyebabkan terjadi tanah longsor, mengakibatkan dua rumah mengalami rusak parah, tiga warga mengalami luka-luka dan 4 orang sekeluarga tewas tertimbun.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari PhD mengatakan, peristiwa tanah longsor ini terjadi di Desa Harang Julu, Kecamatan Ulu Sosa, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut).

Berdasarkan data yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban jiwa tercatat empat warga yang merupakan satu keluarga meninggal dunia, mereka adalah Hermandianto (40), Lila Siregar (32), Azra (7), Dwi (5 bulan).

Proses evakuasi para korban meninggal dunia akibat bencana alam itu, melibatkan tim gabungan personel TNI – POLRI, beserta petugas BPBD Palas, dan Dinas Kesehatan Palas dan pihak lainnya.

“Apabila ada masyarakat melihat tanda-tanda akan terjadinya bencana alam longsor, dan banjir di sekitar masing – masing, agar segera memberitahukan informasi itu kepada pihak terkait,” ujarnya.

Dikatakan Abdul Muhari, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Padang Lawas, TNI, Polri, perangkat desa serta masyarakat masih terus melakukan upaya pencarian dan evakuasi terhadap warga terdampak.

“BPBD Kabupaten Padang Lawas terus melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi Sumatera Utara, serta perangkat kecamatan dan desa setempat untuk mengantisipasi dampak lanjutan akibat peristiwa tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (23/11/2024) pukul 15.16 WIB itu,” ungkapnya.

Abdul Muhari mengatakan, selain mengimbau tim gabungan untuk berhati-hati saat melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap warga terdampak dan kepada pemerintah daerah serta kepada seluruh masyarakat khususnya yang bermukim di sekitar lokasi kejadian rawan longsor dan banjir agar meningkatkan kewaspadaan dini.

Baca Juga :  Jelang Hut Bhayangkara Ke-77, Satlantas Polresta Bandung Gelar Lomba Da'i Cilik

“Apabila ada masyarakat melihat tanda-tanda akan terjadinya bencana alam longsor, dan banjir di sekitar masing – masing, agar segera memberitahukan informasi itu kepada pihak terkait, dan masyarakat agar terus waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi,” himbaunya.

Facebook Comments