Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaNewsPolitik

Tangkis Hoax, Ketua Panwascam Cileles Banten Tegaskan Tidak Ada Suap dan Siap Bekerja Profesional

288
×

Tangkis Hoax, Ketua Panwascam Cileles Banten Tegaskan Tidak Ada Suap dan Siap Bekerja Profesional

Sebarkan artikel ini
Ketua Panwascam Kecamatan Cileles, Aris Rusdiana (tengah)
Ketua Panwascam Kecamatan Cileles, Aris Rusdiana (tengah)

Triberita.com, Lebak Banten – Adanya komentar dari seorang warga Cileles, menuding ada suap terhadap Komisioner Panwascam Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, saat seleksi Rekrutmen Pengawas Desa (PD) belum lama ini.

Ketua Panwascam Kecamatan Cileles, Aris Rusdiana mengatakan, tudingan itu sangat tidak benar dan dapat di pastikan sebuah fitnah dan upaya pembunuhan karakter terhadap Panwascam Kecamatan Cileles.

“Saya membantah keras tudingan itu, silahkan buktikan jika ada dugaan suap, jangan hanya bisa bicara tapi harus bicara dengan bukti, dan itu fitnah yang sengaja ingin membunuh karakter komisioner panwascam Cileles,” Aris Rusdiana, Sabtu (4/2/2023).

Menurut Aris Rusdiana, pihaknya selaku penyelenggara seleksi rekrutmen PD telah mengacu pada Keputusan Ketua Bawaslu no 5/KP. 01/K1/01/2023 tentang pedoman pelaksanaan pembentukan pengawas pemilihan umum kelurahan desa pada pemilu serentak tahun 2024.

“Berkenan persyaratan pendaftaran poin 7, yaitu Berdomisili di Kecamatan setempat yang di buktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan dalam form surat lamaran calon anggota Panwaslu Kelurahan Desa boleh mendaftarkan di Desa mana saja, asalkan masih dalam satu kecamatan yang sama,”tegas Aris Rusdiana lagi

Dikatakan Aris Rusdiana, bagi panwaslu kelurahan desa yang terpilih bukan dari desa asalnya, namun merupakan hasil dari tes wawancara yang di uji melalui beberapa pertanyaan kepada peserta tes wawancara.

“Artinya kamipun sudah menempuh sesuai aturan yg berlaku. Dan kami tegaskan tidak ada pelanggaran yang kami lakukan, terlebih dugaan suap menyuap,”ujarnya.

Penulis : Daeng Yusvin

Facebook Comments
Baca Juga :  Gegara Puluhan Hektare Sawah Tertimbun Lumpur Limbah, Warga Geruduk Kantor Desa di Banten