Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Bekasi memberikan penghargaan kepada sekolah-sekolah yang telah berkolaborasi dalam edukasi kesehatan seksual dan reproduksi bagi remaja serta sosialisasi pencegahan HIV/Aids.
Sebanyak 20 sekolah menerima penghargaan dari KPA yang diserahkan pada rangkaian acara Hari Aids se-Dunia tahun 2023 di Gedung Graha Pariwisata, Sertajaya, Cikarang Timur, Kamis, (07/11/2023).
Pada rangkaian Hari Aids 2023 tersebut, KPA juga memberikan bantuan bagi kelompok sebaya yang telah mendukung berbagai kegiatan.
Kepala Sekretariat KPA Kabupaten Bekasi, Ade Bawono menuturkan, momen tersebut sekaligus menjadi upaya pihaknya untuk memotivasi, mengedukasi serta pencegahan penyebaran HIV/Aids di Kabupaten Bekasi.
Ade menjelaskan, sebelum digelar rangkaian acara peringatan Hari Aids Sedunia itu, terlebih dahulu dilakukan kampanye kampanye membagikan pamflet dan pita merah.
“Ada pertunjukan drama, talk show, lebih mengarah kepada pencegahan yang terjadi kepada pasangan. Karena sekarang ada temuan kasus yang terjadi di populasi ibu hamil di trimester 2 atau 3. Ini kadang merupakan hal yang harus diperhatikan melalui pencegahan dengan triple eliminasi. Kemudian calon pengantin juga kita lakukan tes HIV ya,” ungkap Ade.
Harapannya, lanjut Ade, penghargaan kepada sekolah itu mampu mendorong sekolah lain untuk sadar, dalam hal Kesehatan Seksual dan Reproduksi dan sosialisasi mengenai pencegahan HIV di kalangan siswa atau remaja.
“Begitu juga yang di sekolahnya belum dilaksanakan sosialisasi terkait HIV, agar mereka akan tergerak dan bersemangat untuk melaksanakan. Karena memang sebetulnya hal ini harusnya sudah dilakukan di setiap Sekolah. Karena arahannya kita mencegah di usia 15 sampai 24 tahun, dengan laporan informasi HIV yang benar dan utuh,” tuturnya.
Masih dijelaskan Ade, untuk para kelompok sebaya yang juga tengah menjalani pengobatan, KPA terus mengingatkan agar kepatuhan minum obat terus dilakukan. Langkah ini, kata dia, upaya untuk menundukkan virus.
“Karena dengan minum obat secara konsisten, bisa menjinakkan virus yang ada di dalam tubuh. Sehingga tubuh kembali sehat dan bisa beraktivitas seperti sedia kala,” terangnya.
Sementara acara yang dihadiri stakeholder terkait, seperti perwakilan Puskesmas dan unsur lainnya ini diramaikan dengan teater atau drama dan talk show pencegahan penyebaran HIV/Aids.
















