Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaPeristiwa

4 Nelayan Bojonegara Serang Banten Tewas Tersambar Petir di Perairan Pulo Panjang

258
×

4 Nelayan Bojonegara Serang Banten Tewas Tersambar Petir di Perairan Pulo Panjang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi disambar petir. (Foto : Istimewa)

Tiberita.com | Serang Banten – Empat orang nelayan warga Bojonegara, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dikabarkan tewas tersambar petir pada saat melaut mencari ikan di perairan sekitar Pulo Panjang Kabupaten Serang, pada Senin (5/2/2024) pukul 07.00 Wib.

Direktur Polisi Air dan Udara (Dirpolairud) Polda Banten Kombes Pol Yunus Hadith Pranoto didampingi Kepala Seksi (Kasi) Operasi Basarnas Banten, Heru Amir menyatakan, keempat nelayan itu, tiga diantaranya warga kampung Mamengger, Desa Kertasana, dan satu lainnya merupakan warga Kampung Karang Dalan, Desa Karang Kepuh, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang.

“Personel Ditpolairud Polda Banten telah melakukan evakuasi laka laut perahu nelayan KM Anugera yang tersambar petir, dan menyebabkan empat orang nelayan ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia (MD) di perairan sekitar Pulo Panjang, pada Senin (5/2/2024) pagi,” terang Yunus.

Yunus menjelaskan kronologis kejadian.

“Pada Senin 5 Januari 2024, sekira pukul 03 .00 WIB, perahu nelayan payang KM Anugera berangkat mencari ikan menuju perairan sekitar utara Pulau Panjang dengan membawa tujuh orang ABK, dan sekira Pukul 07.00 WIB, tiba-tiba tersambar petir,” ujar Yunus.

Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Yunus Hadith Pranoto menyampaikan, akibat kejadian tersebut mengakibatkan empat orang meninggal.

Keempat korban tewas lantas dibawa menepi menuju daratan Bojonegara untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Empat nelayan yang tewas tersambar petir adalah Herman (40), Jaman (50), dan Sopian (50). Mereka warga Kampung Mengger, Desa Kertasana, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang.

Sedangkan, satu lainnya adalah Sabeli (60), warga Kampung Karangdalan, Desa Karangkepuh, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang.

Sedangkan tiga nelayan yang selamat adalah Sarbani (47), Slamat (50), dan Usman (52).

Baca Juga :  Jelang Tahun Baru Pantai Selatan Banten Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi 2,5 Meter

Dirpolairud Polda Banten mengimbau kepada semua warga dan nelayan, agar terus memperhatikan keselamatan dalam berlayar.

“Saya mengimbau kepada para nelayan, agar selalu berhati-hati dan menjaga keselamatan dalam berlayar, mengingat saat ini sedang musim penghujan disertai petir,” terang Yunus.

“Keempat korban tersambar petir sudah dievakuasi, dan diurus jasadnya untuk dimakamkan oleh pihak keluarga,” tambahnya.

Facebook Comments