Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaKriminal

Bareskrim Polri Tangkap DPO Kasus Judi Online W88 di Filipina

245
×

Bareskrim Polri Tangkap DPO Kasus Judi Online W88 di Filipina

Sebarkan artikel ini

Triberita.com | Jakarta – Direktorat Cyber Bareskrim Polri, berhasil menangkap HS alias Ahan, DPO kasus situs judi online W88. Tersangka HS ditangkap di Filipina. HS sudah tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, pada Jumat (22/11/2024) dinihari.

Pemulangan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara Polri dan sejumlah pihak internasional, termasuk Kepolisian Filipina, Imigrasi, serta Presidensial Anti-Organized Crime Commission Filipina.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, kita berhasil memulangkan tersangka yang selama ini menjadi DPO dari kasus judi online. Ini adalah langkah penting dalam upaya pemberantasan kejahatan siber,” ujar Kombes Pol Jefri, Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri kepada awak media, Jumat (21/11/2024) dini hari.

DPO yang dipulangkan, pria berinisial HS alias Ahan, warga negara Indonesia yang berperan sebagai manajer regional untuk Indonesia pada platform W88.

HS alias Ahan tiba dari Filipina pada pukul 23.00 WIB. Pihak Kepolisian menjemput dan menangkap DPO itu di Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“HS bertugas mengelola rekening deposit dan withdraw dari para pemain di Indonesia. Dalam tiga bulan terakhir, platform ini mencatatkan perputaran uang hingga Rp1 triliun,” ungkap Kombes Jefri.

Penangkapan HS merupakan tindak lanjut dari kegiatan atau operasi yang dilakukan Polri pada Mei lalu, yang berhasil mengamankan tujuh tersangka lainnya. Para tersangka saat ini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Batam.

“Dengan tertangkapnya HS, kami optimis kasus ini akan terungkap lebih luas. Polri akan terus melakukan upaya pengungkapan kasus-kasus perjudian online yang merugikan masyarakat,” tambahnya.

Keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi intensif antara Polri dan berbagai instansi terkait, termasuk Interpol.

Baca Juga :  Eks Dirut Pertamina Ditetapkan Tersangka Korupsi Ratusan Miliar, Tapi Belum Dilakukan Penahanan

Kombes Jefri menegaskan, bahwa setelah proses penjemputan ini, HS akan segera menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Bareskrim Polri.

“Ini baru langkah awal. Kedepan kami akan terus berkomitmen memberantas jaringan perjudian online yang merusak,” tutupnya.

Pada sesi doorstop ini, diakhiri dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Kami apresiasi kerja keras semua pihak, baik dari Imigrasi dan Atase Kepolisian Filipina. Bersama, kita bisa memerangi kejahatan lintas negara,” pungkas Jefri.

Facebook Comments