Triberita.com, Serang Banten – Besok, Sabtu (29/4/2023), sebanyak 1.250 warga Baduy akan seba ke Pj Gubernur Banten, Al Muktabar di Gedung Negara, Kota Serang, Provinsi Banten. Seba Baduy tahun ini dikategorikan sebagai Seba Gede.
Adapun pada hari ini, Jumat (28/4/2023), suku Baduy Dalam dan Baduy Luar sudah terlebih dahulu melakukan seba ke Pendopo Kabupaten Lebak.
Puluhan warga suku Baduy dalam berjalan kaki menuju Pendopo Kabupaten Lebak. Mereka mulai berangkat dari permukiman Suku Baduy di Leuwidamar pukul 04.00 WIB.
Diketahui, Seba (persembahan) merupakan rangkaian upacara tradisi adat yang dilakukan setelah Kawalu dan Ngalaksa (melaksanakan puasa kawalu dan bersilaturahmi kepada kerabat dan tetangga dengan membawa hasil panen/membuat makanan Laksa).

Seba merupakan perwujudan ketaatan urang Kanekes kepada pemerintah Republik Indonesia yang secara simbolis dilakukan kepada kepala pemerintahan di daerah, yaitu Bupati Lebak dan Gubernur Banten. Seba ini telah dilaksanakan sejak zaman kejayaan Kesultanan Banten.
Suku Baduy merupakan suku asli dari Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang terbagi menjadi 2, yaitu Baduy Luar dan Baduy Dalam. Setiap tahunnya memiliki acara ritual adat dengan pemerintah setempat yang disebut Seba Baduy.
Event Seba Baduy pun telah masuk dalam daftar 110 Karisma Event Nusantara (KEN) oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kemenparekraf RI tahun 2023 ini.
Toko Adat Baduy Dalam, Ayah Mursid mengatakan, warga Baduy yang berjalan kaki sebanyak 42 orang. Jarak tempuh dari Baduy dalam ke Alun-alun Rangkasbitung sekira 60 kilometer.
“Kami berangkat dari Baduy pukul 04.00 WIB pagi, dengan membawa hasil bumi seperti beras, gula, pisang dan laksa untuk Pemda yang akan diterima ibu bupati,” katanya.
Dia mengatakan, warga Baduy Dalam yang datang mengikuti seba di Pendopo Lebak sebanyak 42 orang.
Sementara itu, Kepala Desa Kanekes, Jaro Saija mengatakan, Seba Baduy tahun 2023 ini jumlah warga Baduy yang ikut sebanyak 1.224 orang.
“Tahun ini warga Baduy yang ikut Seba lebih banyak dari tahun 2022. Kami membawa sekira dua ton beras, gula, pisang dan laksa yang akan diserahkan ke Pemda yang akan diterima ibu Bupati,” katanya.
Sehubungan sebanyak 1.250 warga Baduy akan seba ke Pj Gubernur Banten, Al Muktabar di Gedung Negara, Kota Serang, pada Sabtu (29/4/2023), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Tabrani mengatakan, atas arahan Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Seba Baduy tahun ini diselenggarakan lebih terpadu dengan melibatkan sejumlah OPD di Pemprov Banten.
“Pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan wajib hukumnya agar Seba Baduy ini tetap lestari karena pemerintah pusat memantau apa yang sudah menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), apakah masih aktif atau tidak,” ujar Tabrani, Jumat (28/4/2023).
Kata dia, dengan dukungan Pj Gubernur Banten, Seba Baduy tahun ini dimaksimalkan untuk menyambut saudara-saudara dari Baduy.
Selain diikuti dengan jumlah yang banyak, lantaran Seba Baduy tahun ini merupakan Seba Gede. Warga Baduy tak hanya membawa hasil panen, juga alat dapur.
“Bedanya dari segi bawaan. Selain itu, dari segi jumlah. Konfirmasi hingga saat ini, 1.250 orang yang akan hadir di Serang,” ujarnya.
Selama pandemi Covid-19, Seba Baduy hanya dihadiri sekira 20 warga Baduy. Seba Baduy ini, juga akan dimeriahkan oleh dukungan beberapa OPD, misalnya Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

“Akan ada bazar dan pameran UMKM, sehingga masyarakat Baduy tidak ke mal,” tuturnya.
Dinas Kesehatan juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan. Sementara itu, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman menyediakan toilet umum bagi masyarakat Baduy yang bermalam di Pendopo Gubernur Banten.
Kepala Bidang Kebudayaan Dindikbud Provinsi Banten Bara Hudaya mengatakan, setibanya di Serang, warga Baduy transit terlebih dahulu di Gedung Juang. Kemudian pada pukul 14.00 WIB jalan menuju Pendopo Gubernur Banten dan diterima Pj Gubernur Banten Al Muktabar. “Acara sakralnya pukul 19.00,” ujarnya.
Selain jumlah dan segi bawaan, yang berbeda di Seba Baduy tahun ini adalah permintaan masyarakat Baduy bahwa pembawa acaranya dari Baduy. Mereka juga akan dihibur wayang golek setelah acara sakral.
















