Scroll untuk baca artikel
Banten RayaPemerintahan

BKD Pemprov Banten: Selama Ramadan 1445 Hijriah, Jam Kerja ASN Berkurang

820
×

BKD Pemprov Banten: Selama Ramadan 1445 Hijriah, Jam Kerja ASN Berkurang

Sebarkan artikel ini
Kepala BKD Provinsi Banten, Nana Supiana. (Foto: Daeng Yusvin)

Triberita.com | Serang Banten – Pemerintah Provinsi Banten, menyebutkan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan Ramadan 1445 Hijriah, berkurang satu jam.

Biasanya, dalam satu hari, jam kerja ASN selama tujuh setengah jam. Namun, khusus selama Ramadhan menjadi enam setengah jam, atau berkurang menjadi 32,5 jam per pekan dari biasanya 37 jam.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Nana Supiana.
“Untuk jam masuk dan jam pulang kerja juga ada penyesuaian,” ujar Nana kepada, pada Kamis (7/3/2024), kemarin.

Ia menerangkan, jam masuk kerja ASN selama Ramadhan, ASN masuk kerja dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB.

“Sedangkan waktu istirahat diberikan setengah jam, yaitu dari pukul 12.00 WIB, sampai pukul 12.30 WIB. Sementara khusus di hari Jumat, jam kerja ASN dimulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.30 WIB,”jelasnya.

Lebih jauh Nana mengatakan, kendati ada pengurangan jam kerja ASN, namun tetap dilakukan pengawasan terhadap disiplin ASN.

Karena itu, pihaknya mengingatkan semua pegawai baik ASN maupun non-ASN untuk tetap disiplin walaupun sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

“Ibadah puasa jangan sampai menghalangi kinerja kita, tetap disiplin sebab kinerja itu juga ibadah. Puasa merupakan kewajiban semua umat muslim. Jadi tak ada alasan untuk bermalas-malasan,” katanya.

Selain itu, ia juga mengatakan, hari Senin 11 Maret 2024, merupakan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946.

Sedangkan hari Selasa 12 Maret 2024, ditetapkan sebagai Cuti Bersama yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Bersama tiga Menteri yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Facebook Comments
Baca Juga :  Pemprov Banten Minta Ratusan Hektare Lahan Dikeluarkan Dari Zona Kawasan Hutan