Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBeritaPeristiwa

BPBD Kabupaten Bekasi Catat sebanyak 18.243 Warga Di 8 Kecamatan dan 21 Desa Alami Kekeringan 

38
×

BPBD Kabupaten Bekasi Catat sebanyak 18.243 Warga Di 8 Kecamatan dan 21 Desa Alami Kekeringan 

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Bekasi telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan menyusul perluasan area terdampak di sejumlah wilayah sekaligus mengoptimalkan intervensi penanganan bantuan secara masif

Ilustrasi
Ilustrasi

Triberita.com Kabupaten Bekasi- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan menyusul perluasan area terdampak di sejumlah wilayah sekaligus mengoptimalkan intervensi penanganan bantuan secara masif.

Penetapan status tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Bekasi Nomor : HK.02.02/KEP.528-BPBD/2023 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Kabupaten Bekasi Tahun 2023.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Muchlis mengatakan, sebanyak 18.243 warga Kabupaten Bekasi, terdampak bencana kekeringan pada musim kemarau ekstrem yang dipicu fenomena El Nino tahun ini.

Ia menyebut, belasan ribu warga terdampak itu berasal dari total 4.666 kepala keluarga khususnya di wilayah minim sumber air.

“Warga terdampak kekeringan tersebar di 22 desa dari total 187 desa maupun kelurahan di delapan kecamatan berdasarkan data per hari ini. Tidak ada korban luka, meninggal dunia, maupun warga mengungsi,” kata Muchlis kepada wartawan di Cikarang, Senin (28/08/2023).

Pihaknya dibantu unsur terkait lain terus bergotong royong mengoptimalkan proses pendataan, pemetaan, serta pendistribusian bantuan air bersih dan jerigen air berkapasitas 20 liter kepada para warga terdampak.

Berdasarkan hasil pemetaan, kebutuhan utama warga terdampak kekeringan ini meliputi air bersih, bak penampungan air, jerigen air, hingga permintaan penyambungan saluran pipa PDAM.

“Sejak pekan lalu kami sudah mulai rutin setiap hari mendistribusikan bantuan air bersih dengan alokasi 30.000 liter per hari. Sampai hari ini sudah 325.000 liter yang didistribusikan, termasuk pendistribusian dari PDAM Tirta Bhagasasi di wilayah Kecamatan Bojongmangu,” katanya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan Dan Logistik BPBD Dodi Supriadi menegaskan, dampak musim kemarau dan fenomena sudah direspon cepat Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.

Baca Juga :  BPBD Kabupaten Bekasi Dorong Dibentuknya FPRB di Setiap Desa, Peran Media Sangat Dibutuhkan

BPBD Kabupaten Bekasi telah melakukan berbagai upaya pendistribusian air bersih hingga mengurangi dampak resiko lainnya dari musim kemarau El Nino tahun ini.

Dodi menjelaskan, langkah utama yang dilakukan pihaknya mendata wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Bekasi. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati Bekasi Nomor : HK.02.02/Kep.528-BPBD/2023 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Kabupaten Bekasi Tahun 2023.

“Hasil pendataan berdasarkan laporan dari kecamatan terdapat 8 Kecamatan dan 21 Desa yang terdampak Kekeringan,” ujarnya pada sabtu (26/08/2023) kamarin.

Dikatakan Dodi, pihaknya berkoordinasi dengan PDAM Tirta Bhagasasi terkait dukungan penyediaan air bersih dan melakukan pendistribusian ke wilayah terdampak kekeringan.

“Kami juga mengoptimalkan armada mobil tangki BPBD Kabupaten Bekasi,” katanya.

Mobil tersebut berjumlah lima unit dengan kapasitas 5000 liter/tanki. Setiap hari melayani Surat Permohonan Air Bersih yang dikirim melalui kecamatan. Sampai dengan 25 Agustus 2023, BPBD Kabupaten Bekasi telah mendistribusikan Air Bersih sebanyak 110.000 Liter.

Adapun penanganan yang akan dilakukan selanjutnya yaitu, pendistribusian air bersih secara masif ke wilayah terdampak kekeringan. Memberikan bantuan jerigen air kapasitas 20 liter ke warga di wilayah terdampak kekeringan.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi/SKPD lain untuk sama-sama mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan.

Adapun instansi yang sudah siap mendukung pendistribusian air yaitu Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, PMI Kabupaten Bekasi, Baznas Kabupaten Bekasi dan FPRB Kabupaten Bekasi.

“Kita akan melaksanakan giat pendistribusian air bersih dan pemberian bantuan jerigen secara simbolis oleh Pj Bupati Bekasi yang akan dilaksanakan di Desa Ridogalih Kecamatan Cibarusah dengan melibatkan 19 Armada Mobil Tangki,” katanya.

Data BPBD

Kecamatan dan desa terdampak kekeringan berdasarkan laporan dari kecamatan :

Baca Juga :  Polresta Bogor Kota Berangkatkan 3 Bus Rombongan Mudik Gratis

1. Kecamatan Cibarusah

a. Ridogalih

b. Ridomanah

c. Sirnajati

d. Cibarusah Kota

2. Kecamatan Bojongmangu

a. Karangindah

b. Medalkrisna

c. Karangmulya

d. Bojongmangu

e. Sukabungah

f. Sukamukti

3. Kecamatan Serang Baru

a. Nagasari

b. Nagacipta

c. Sukasari

d. Sirnajaya

e. Cilangkara

4. Kecamatan Babelan

a. Kedung Pengawas

b. Muarabakti

5. Kecamatan Tarumajaya

a. Samudra Jaya

6. Kecamatan Muaragembong

a. Pantai Harapan Jaya

7. Kecamatan Pebayuran

a. Karangsegar

8. Kecamatan Sukawangi

a. Sukaringin

 

Facebook Comments
Example 120x600