Triberita.com | Karawang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, mengimbau kepada masyarakat khususnya wilayah Karawang, untuk mengantisipasi datangnya musim hujan.
Imbauan tersebut mengantisipasi cuaca ekstrim berpotensi menimbulkan banjir di wilayah setempat.
Plt Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Karawang, Nunung Koswara mengatakan, sehubungan dengan rilis BMKG bahwa periode bulan November ini sudah memasuki peralihan dari musim kering ke musim hujan.
Nunung menjelaskan, langkah pertama mengantisipasi cuaca ekstrim tersebut dilakukan BPBD adalah membuat surat edaran untuk para camat se-Kabupaten Karawang agar diinformasikan ke masyarakat dalam kesiapsiagaan menghadapi musim hujan ini.
Sesuai dengan surat edaran dari Plt Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat, yang mengimbau kepada BPBD Kabupaten Karawang untuk siaga dalam menghadapi bencana hidrometeorologi dan langkah progres yang sudah dilakukan.
“Untuk hari Jumat, kita kumpulkan rekan rekan kami yaitu Satgas penanggulangan bencana yang tersebar di 30 kecamatan,” ucap Nunung Koswara.
“Untuk berkoordinasi dengan para camat agar mengidentifikasi artinya updating kemungkinan ada titik titik baru yang rawan bencana, nanti mereka akan melaporkan setiap ada perubahan tersebut,” sambungnya.
Untuk banjir di Karawang, lanjut dia, ada siklus tahunan, pertama di BNI Teluk Jambe Barat, di sepanjang aliran Sungai Citarum sampai Sungai Cibeet dan Cilamaya.
Nunung menambahkan, pihakya juga melakukan pola pola peringatan dini agar masyarakat lebih aware pada lingkungannya masing masing.
“Kami tidak lelah, tidak ada bosan bosannya mengingatkan masyarakat agar lebih mandiri menghadapi musim penghujan. Terutama untuk drainase, dijaga agar sampah tidak numpuk,” pungkasnya.

















