Triberita.com, Tangsel Banten – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menyatakan bahwa bus pariwisata asal Kota Tangsel yang mengalami kecelakaan di Tegal, Jawa Tengah, mengakibatkan satu orang meninggal dunia yang merupakan warga Pondok Serut, Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara.
“Korban meninggal dunia adalah Maja bin Sinten (60), warga Pondok Serut, Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel,” katanya, Minggu (7/5/2023).
“Ada satu warga kita yang meninggal dunia,” ujar Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, Minggu (7/5/2023).
Pilar mengatakan, pihaknya belum memastikan data korban yang meninggal dunia, menurutnya tim penyelamat masih dalam perjalanan menuju Guci, Tegal, Jawa Tengah saat ini juga.
“Nanti kita dengarkan apa informasi terkini dari OPD terkait,” jelasnya.
Menurut Pilar, Pemkot Tangsel juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal.
“Bagi yang luka-luka akan dibiayai pengobatannya dan meninggal dunia mendapat santunan kematian,” ujarnya.
Pilar mengatakan, Walikota Tangsel Benyamin Davnie menuju lokasi kecelakaan bus yang membawa 50 orang warga Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel.
Menurut Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, Benyamin berangkat ke Guci, Tegal, Jawa Tengah, guna melihat kondisi warga yang luka-luka.
“Pak Wali tadi telepon saya sudah menuju ke sana bersama instansi terkait untuk melihat warga kita yang menjadi korban,” ujar Pilar.
Pilar mengatakan, biaya perawatan warga Tangsel sepenuhnya akan ditanggung Pemerintah Kota Tangsel.
“Seluruh biaya pengobatan akan ditanggung Pemkot Tangsel. RSUD Tangsel juga disiagakan untuk perawatan recovery korban,” jelasnya.
Menurut Pilar, Pemkot Tangsel juga sudah menerjunkan tim untuk mengevakuasi korban. “Tim penyelamat dari Pemkot Tangsel sudah kita terjunkan juga,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya sebuah bus yang membawa 50 orang warga Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel masuk ke jurang, pada Minggu (7/5/2023).
Kecelakaan ini terjadi di daerah Guci, Tegal, Jawa Tengah. Bus berwarna merah masuk ke dalam jurang sedalam 20 meter dekat dengan sebuah jembatan.
Warga yang mengetahui kecelakaan itu, berjibaku memberikan pertongan dan mengevakuasi korban yang ada di dalam bus.
Satu persatu korban yang selamat digotong oleh warga sekitar. Beberapa korban mengalami luka-luka, namun belum ada konfirmasi korban meninggal dunia.
















