Scroll untuk baca artikel
BeritaTrending

Diduga Suaminya Terlibat Kasus PT Timah, Aktris Sandra Dewi Datangi Kejagung sebagai Saksi

391
×

Diduga Suaminya Terlibat Kasus PT Timah, Aktris Sandra Dewi Datangi Kejagung sebagai Saksi

Sebarkan artikel ini
Dewi Sandra berkemeja putih tiba di Kejaksaan Agung untuk menjadi saksi sidang kasus korupsi PT Timah yang menyeret suaminya, Harvei Moeis.(Foto: Istimewa)

Triberita.com | Jakarta – Aktris Sandra Dewi akhirnya menjalani pemeriksaan terkait kasus korupsi yang menjerat suaminya.

Sandra Dewi tiba di gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), pada Kamis (4/4/2024), untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus tindak pidana korupsi Tata Niaga Timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk yang menjerat, Harvey Moeis.

Sandra Dewi yang mengenakan kemeja berwarna putih dan celana panjang hitam, tiba di Kejagung didampingi dua orang pria, pada pukul pukul 09.25 WIB.

Saat mau memasuki gedung Kejaksaan Agung, Sandra Dewi sempat menyapa awak media yang sudah menunggu di depan pintu.

“Doakan ya,” sapa Sandra Dewi kepada awak media sambil melempar senyum seraya masuk ke dalam gedung Kejaksaan Agung.

Direktur Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Kuntadi, membenarkan pihaknya akan memeriksa Sandra Dewi hari ini.

“Iya kami panggil sebagai saksi,” kata Kuntadi di Jakarta, Kamis.

Penyidik menetapkan suami Sandra Dewi sebagai tersangka pada Rabu (27/3/2024). Selain disangkakan dengan perkara korupsi, juga dikenakan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Pada Senin (1/4/2024), penyidik Jampidsus melakukan penggeledahan di rumah Harvey Moeis dan Sandra Dewi.

Penyidik menyita dua unit mobil mewah, yakni satu unit mobil Rolls Royce warna hitam, dan mobil Mini Cooper S Countryman F60 warna merah dengan nomor polisi tertulis B 883 SDW.

Mobil Rolls Royce diketahui merupakan hadiah ulang tahun yang diberikan Harvey Moeis kepada Sandra Dewi yang dipublikasikan oleh mereka di sosial medianya.

Selain itu, Tim Penyidik juga menemukan sejumlah barang, namun saat ini masih dilakukan verifikasi keasliannya oleh ahli sehingga belum dapat dikenakan tindakan penyitaan.

Baca Juga :  Ketum Partai Golkar Airlangga Dipanggil Kejagung Terkait Korupsi Ekspor CPO

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana menyampaikan, penyidik sudah memeriksa 174 saksi dalam perkara ini, dan menetapkan 16 orang tersangka.

Ketut menyampaikan, tidak menutup kemungkinan artis Sandra Dewi turun dimintai keterangan oleh penyidik.

“Saya enggak terlalu jauh itu ya. Ada hadiah ulang tahun apa enggak, tapi sepanjang penyidik membutuhkan untuk membuat terang suatu perkara, perkara pokok yang saya bicarakan, itu semua siapapun bisa dipanggil. Termasuk tadi istrinya,” kata Ketut, Rabu (3/4/2024).

Jampidsus telah menetapkan 16 orang sebagai tersangka, yakni SW alias AW dan MBG, keduanya selaku pengusaha tambang di Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tersangka HT alias ASN selaku Direktur Utama CV VIP (perusahaan milik Tersangka TN alias AN); MRPT alias RZ selaku Direktur Utama PT Timah Tbk tahun 2016-2021; EE alias EML selaku Direktur Keuangan PT Timah Tbk tahun 2017-2018.

Selanjutnya, BY selaku Mantan Komisaris CV VIP; RI selaku Direktur Utama PT SBS; TN selaku beneficial ownership CV VIP dan PT MCN; AA selaku Manajer Operasional tambang CV VIP; RL selaku General Manager PT TIN; SP selaku Direktur Utama PT RBT; RA selaku Direktur Pengembangan Usaha PT RBT; ALW selaku Direktur Operasional tahun 2017, 2018, 2021 dan Direktur Pengembangan Usaha tahun 2019 sampai dengan 2020 PT Timah Tbk.

Kemudian, dua tersangka yang menarik perhatian publik, yakni crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK) Helena Lim selaku manager PT QSE dan Harvey Moeis, selaku perpanjangan tangan PT RBT.

Dalam perkara ini, penyidik juga menetapkan satu tersangka terkait perintangan penyidikan berinisial TT.

Facebook Comments
Baca Juga :  KPU Banten: Peserta Pemilu Hindari Kampanye Hitam di Medsos