Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Dilantik 21 Oktober 2024, Herindra Resmi jadi Kepala BIN Gantikan Budi Gunawan

274
×

Dilantik 21 Oktober 2024, Herindra Resmi jadi Kepala BIN Gantikan Budi Gunawan

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Pimpinan DPR RI usai menyetujui Muhammad Herindra menjadi Kepala Badan Inteligen Negara (BIN) pada Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024-2025 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (17/10/2024). (Foto: Istimewa)

Triberita.com | Jakarta – Setelah melalui fit and proper test, DPR RI menyetujui Muhammad Herindra menjadi Kepala Badan Intelejen Negara (BIN), menggantikan Budi Gunawan.

Penetapan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang DPR RI 2024-2025. Fit and proper test terhadap Herindra dilakukan oleh tim yang dibentuk DPR terdiri atas Pimpinan DPR dan perwakilan 8 fraksi, pada Rabu (16/10).

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, saat membacakan laporan tim DPR RI atas hasil pembahasan pertimbangan dan pemberhentian, pengangkatan Kepala BIN di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (17/10/2024)

“Setelah mendengarkan pandangan dari fraksi-fraksi, tim DPR RI memutuskan bahwa calon Kepala Badan Inteligen Negara, saudara Muhammad Herindra layak sebagai Kepala Badan Inteligen Negara menggantikan saudara Budi Gunawan,” kata Sufmi Dasco, dikutip dari laman resmi DPR RI, Kamis (17/10/2024).

Pada sidang paripurna itu, Ketua DPR RI Puan Maharani pun kemudian mengetuk palu sidang diiringi persetujuan seluruh peserta sidang atas kelayakan Muhammad Herindra menjadi Kepala BIN.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemberhentian tim DPR RI tentang pemberian pertimbangan pemberhentian dan pengangkatan Kepala BIN.

Menurut Sufmi Dasco, Herindra akan dilantik sebagai Kepala BIN pada pelantikan kabinet menteri pemerintahan baru 21 Oktober 2024,

Sekedar informasi, Herindra diusulkan menjadi calon Kepala BIN oleh Presiden Jokowi melalui Surpres (Surat Presiden) kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani untuk menggantikan Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan.

Muhammad Herindra adalah purnawirawan tinggi TNI yang sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri pertahanan di bawah Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Ia menjabat wakil menteri pertahanan sejak 23 Desember 2020.

Baca Juga :  4 Wajah Baru Melenggang ke Senayan, Trah Jayabaya di Lebak Banten Tumbang

Herindra menjadi salah satu tokoh yang datang ke rumah Presiden Terpilih Prabowo Subianto di kawasan Kartanegara IV, Jakarta Selatan, Senin (14/10). Para tokoh yang diundang ke rumah Prabowo disebut akan mengisi pos pada kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran.

Dikutip dari media Berita Antara, Herindra lahir di Magelang, Jawa Tengah pada 30 November 1964, merupakan purnawirawan TNI dengan pangkat terakhirnya Letnan Jenderal (Letjen).

Saat ini dia menjabat sebagai Wamenhan, mendampingi Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) dalam Kabinet Indonesia Maju yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 23 Desember 2020.

Setelah lulus kuliah, M. Herindra melanjutkan pendidikan Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada 1987. Dia meraih Adhi Makayasa Tri Sakti Wiratama atau lulusan terbaik pada angkatannya.

Karier militernya dimulai dari komandan peleton, menanjak ke Komandan Resimen Sandiyudha, hingga Komando Pasukan Khusus. Herindra berkarier cukup lama pada Korps “Baret Merah” atau Kopassus.

Pada pasukan elite TNI Angkatan Darat itu, Herindra pernah menduduki jabatan Komandan Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor)-81, unit untuk memberantas terorisme.

Pada 2015-2016, Herindra diangkat menjadi Komandan Jenderal Kopassus. Pada 2016-2017, Herindra menjabat sebagai Panglima Kodam Siliwangi setelah menjadi Danjen Kopassus.

Pada 2017-2018, Herindra bertugas di Markas Besar (Mabes) TNI, mulai dari Perwira Staf Ahli Tingkat III Bidang Hubungan Internasional Panglima TNI dan dipromosikan sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Mabes TNI (2018-2020).

Selama hampir dua tahun menjabat sebagai Irjen Mabes TNI, Herindra kembali dipercaya untuk menjabat Kepala Staf Umum TNI sejak 21 Oktober 2020 menggantikan Letjen TNI Joni Supriyanto.

Herindra juga tercatat sebagai Komisaris Utama PT Industri (Persero), holding BUMN Industri Pertahanan.

Facebook Comments
Baca Juga :  Sosialisasi Germas di Tambun Bekasi, Kemenkes dan DPR RI Ajak Pola Hidup Sehat