Triberita.com | Serang Banten – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang, Provinsi Banten, sudah mempersiapkan langkah antisipatif untuk mengatasi potensi kemacetan menghadapi libur Nataru 2024 atau Natal dan Tahun Baru.
Diantaranya, dengan menyiapkan sejumlah jalur alternatif menuju kawasan wisata Pantai Anyer Cinangka Kabupaten Serang.
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi adanya kemacetan arus lalu lintas di jalur wisata Anyer Cinangka.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang, Benny Yuarsa mengatakan, untuk fokus Pam Gatur, sebelum tahun baru yaitu saat natal ada di jalur yang diperkirakan banyak dilalui pemudik dalam rangka libur nataru di daerah Serang Timur, mulai dari Pasar Ciruas sampai perbatasan Tangerang di Jembatan Jayanti.

“Untuk Pam setelah Natal, yaitu tahun baru fokus di wilayah wisata daerah Anyer. Di sana kita ada tiga pos di Visita, simpang tiga Teneng dan Bandar Bakau Jaya di Bojonegara,” ujarnya, Jumat (27/12/2024).
Teknis pelaksanaan Pam Gatur menyesuaikan, dibawah kendali kepolisian berdasarkan situasi arus lalin lintas. Pada saat arus lalu lintasnya padat banyak pengunjung, kemudian perlu dilakukan pengaturan maka tim akan melakukan pengaturan berupa buka tutup.
“(Buka tutup) seperti di arah puncak, tergantung dari arah mana yang arusnya lebih besar. Seperti itu biasanya,” tuturnya.
Kemudian, pihaknya juga sudah menyiapkan tiga jalur alternatif dari Serang menuju Anyer. Pertama dari Serang-Gunung sari-Mancak-Anyer.
Kemudian, jalur kedua dari Serang-Palima-Padarincang-Teneng. Ketiga jalur alternatif dari JLS-Lebak Denok-Jaha-Anyer.
Jalur alternatif itu bisa digunakan apabila terjadi kepadatan di jalur wisata Anyer.
“Jadi ada alternatif jalan kampung bukan jalan utama, jadi di Nataru sekarang akan diujicoba dengan kepolisian karena mereka yang menentukan diaktifkan atau tidak jalur alternatifnya,” tuturnya.
Benny mengatakan, untuk jalur alternatif Jaha, sebenarnya dari tahun lalu sudah ada, tapi belum dioptimalkan.
Tahun ini coba dioptimalkan dengan menempatkan rambu-rambu petunjuk sementara yang ditempatkan di ruas jalan sebagai petunjuk arah bagi masyarakat yang akan ada mobil jalan alternatif.
Ia juga mengatakan, saat natal puncak arus lalu lintas terjadi sejak Senin 23 dan Selasa 24 Desember. Sebab libur sekolah sudah terjadi sejak satu pekan lalu.
Kemudian untuk tahun baru, perkiraan puncaknya Selasa-Rabu sebelum tahun baru atau 1-2 Januari 2025.
“Mudah-mudahan bisa ditangani kondisinya oleh kepolisian, karena memang dari kepolisian sudah merencanakan skenario apabila terjadi peningkatan arus lalu lintas yang padat,” katanya.
Ia mengatakan, bersama pihak kepolisian, sebelumnya telah memasang rambu dan menempatkan petugas di sepanjang jalur alternatif khususnya di tiap persimpangan.
Dimana akan ada petugas yang membantu mengarahkan. Jadi, sebelum mencapai jalan menuju alternatif sudah dipasang rambu informasi.
“Jadi masyarakat bisa melihat sambil lewat, itu jalan alternatif dapat informasi jalan utama padat mereka bisa ambil jalur alternatif itu,” tuturnya.
Sementara itu, Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Serang memastikan, selama libur Natal dan Tahun baru 2024 hingga saat ini, kondisi wisata Anyer-Cinangka tetap aman dan nyaman. Tidak terpengaruh oleh cuaca maupun gelombang pantai.
“Kondisi gelombang di Pantai Anyer dan Cinangka terbilang normal. Meskipun pada Desember 2023 lalu kondisi curah hujan tinggi, namun tidak berdampak gelombang menjadi tinggi,” kata Ketua BPC PHRI Kabupaten Serang Yurlena Rachman, Jumat (27/12/2024).
Saat pergantian tahun, okupansi hotel cukup baik, mendekati 100 persen.
“Untuk para wisatawan, ayo berkunjung ke wisata Pantai Anyer dan Cinangka. Kondisi Pantai aman dan nyaman untuk dikunjungi,” ujarnya.

















