Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Dukung Swasembada Pangan 2025, Polda Banten Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektar

280
×

Dukung Swasembada Pangan 2025, Polda Banten Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektar

Sebarkan artikel ini
Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto, saat melaksanakan Gerakan Penanaman Jagung serentak 1 Juta Hektar di lahan perkebunan PT. Bibo, di Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Selasa tanggal 21 Januari 2025. (Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Pandeglang Banten – Polda Banten melaksanakan Gerakan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar, guna mendukung Asta Cita Presiden RI dalam rangka Swasembada Pangan tahun 2025. Kegiatan dilakukan di Lahan Perkebunan PT. Bibo, di Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Selasa (21/1/2025).

Kegiatan dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto, didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol Hengki serta PJU Polda Banten.

Kegiatan ini, juga dihadiri langsung oleh PJ Gubernur Banten Ucok Abdul Rauf Damenta, Forkopimda Banten, Dinas Terkait, Forkopimda Kabupaten Pandeglang, Direktur Utama PT. Bibo Pandeglang, Ketua Kelompok Tani Mukti, Yofi Satria.

Gerakan Penanaman Jagung Satu Juta hektar ini, merupakan bagian dari upaya bersama mendukung program Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan Swasembada Pangan Nasional, Khususnya di Provinsi Banten.

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko saat kegiatan penanaman bibit jagung serentak 1 juta hektar Polri dan Kementerian Pertanian, di Kampung Bojong, Desa Kadikaran, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada Selasa tanggal 21 Januari 2025. (Foto : Daeng Yusvin)

Kapolda Banten menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kerjasama nyata, bahwa ketahanan pangan dapat dicapai melalui gotong royong lintas sektoral.

“Hari ini, kita melaksanakan penanaman jagung secara serentak, yang merupakan wujud nyata sinergi antara Polri, Kementerian Pertanian RI, Gapki, Perhutani, Inhutani, Pihak Swasta, dan Swadaya Petani,” kata Kapolda.

Sinergitas dan kolaborasi ini, lanjut Suyudi, menjadi bukti nyata, bahwa ketahanan pangan dapat dicapai melalui gotong royong lintas sektoral.

“Saya sangat mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi, khususnya para petani yang berada di garda terdepan dalam mewujudkan keberhasilan gerakan penanaman jagung ini,” katanya.

Suyudi mengatakan, bahwa Jagung merupakan salah satu komoditas pangan yang strategis dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional.

“Jagung, adalah salah satu komoditas pangan strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional, baik sebagai sumber pangan langsung maupun bahan baku industri. Dengan meningkatnya kebutuhan jagung di Indonesia, program ini menjadi upaya konkret untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat kemandirian pangan dan mendorong kesejahteraan petani,” ujar Kapolda Banten.

Baca Juga :  Ciptakan Generasi Muda Berkarakter, Polres Karawang Lakukan Penyuluhan sasar SMK Jayabeka 1

Perlu diketahui bersama, bahwa penanaman jagung serentak di wilayah hukum Polda Banten, berada di tiga lokasi yang berbeda. Total lahan seluas 23 hektar dengan rincian sebagai berikut:

  1. Lahan PT. Bibo di Kp. Kaducarangka Desa Mogana, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, dengan luas lahan 20 hektar dan benih jagung sebanyak 300 kg bantuan dari Kementan RI.
  2. Mako Kompi 2 Batalyon C di Desa Cilangkap, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, dengan luas lahan 1 hektar milik PT. Salembarang.
  3. Di Desa Salira, Kecamatan Pulo Ampel, Kota Cilegon, dengan luas lahan 2 hektar milik PT. Sulfindo.

Polda Banten dan jajaran, berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung Asta Cita Presiden RI dalam rangka Swasembada Pangan, melalui implementasi program unggulan Polda Banten, yaitu:

  1. Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) yang bertujuan untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat.
  2. Program Sinergitas Polwan dan Kelompok Tani (SIPONI), yaitu menggerakkan peran Polwan untuk membina kelompok tani dan memberdayakan perempuan, yang diharapkan mampu berkontribusi dalam mencukupi ketersediaan pangan melalui penguatan sektor pertanian lokal.
  3. Program Pangan Lestari, yaitu melalui peran Bhabinkamtibmas yang berada di setiap desa untuk mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan masing-masing rumah, sekolah, pesantren dan perkantoran sebagai sumber pangan alternatif.
  4. Program Tumpang Sari, Polda Banten dan jajaran berkolaborasi dengan perusahaan – perusahaan yang memiliki lahan luas namun tidak produktif, kami mengarahkan lahan tersebut untuk ditanami jagung atau palawija. Perusahaan dapat bekerja sama dengan Polda Banten, dan melibatkan Bhabinkamtibmas serta Polwan, juga Poktan dalam proses penanaman hingga panen.

Dalam hal ini, Kapolda Banten berharap, dari kegiatan ini dapat menjadi momen dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

“Saya berharap, gerakan penanaman ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian, terutama komoditas jagung. Dengan sinergi yang kuat antara Pemerintah, Polri, Pihak Swasta, dan Petani, saya yakin target Swasembada Pangan akan tercapai,” terangnya.

Baca Juga :  Jelang HUT Lalu Lintas, Kakorlantas Polri Berikan Bantuan Kepada Warga

Terkahir, Kapolda Banten, mengajak seluruhnya untuk bersama sukseskan Swasembada Pangan Nasional, Khususnya di Provinsi Banten.

“Kami juga mengajak seluruh pihak, untuk menjaga semangat kebersamaan, sehingga upaya ini dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat Banten dan bangsa indonesia. Selaku pimpinan Polda Banten, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat serta bekerja keras dalam mendukung kegatan ini,” tutup Kapolda Banten.

Facebook Comments