Triberita.com | Merak Banten – Kepadatan arus mudik Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera melalui Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, di H-6 pada Rabu (20/12/2023) mulai terlihat padat.
Kepadatan kendaraan pemudik di depan pintu masuk dermaga eksekutif Pelabuhan Merak, peningkatan volume kendaraan pribadi telah terjadi sejak pagi hingga siang.
Data dari PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, hari ini Rabu (20/12/2023) telah menyeberangkan kendaraan 8114 unit, dengan rincian sepeda motor 602 unit, mobil pribadi 3694 unit, bus 344 unit dan truk ekspedisi 3474 unit.
Pantauan di lokasi pada Rabu siang, kondisi kepadatan kendaraan pribadi yang akan menyeberang ke Pulau Sumatera di area parkir dermaga eksekutif, terlihat di penuhi oleh kendaraan yang menunggu giliran naik kapal atau menunggu kedatangan kapal.
Untuk mengurangi beban kendaraan di Pelabuhan ASDP Merak, General Manager (GM) ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Suharto, mengatakan untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2024, pihaknya telah menyiapkan berbagai hal seperti persiapan pelayanan dan kelayakan kapal.
“Jika terjadi lonjakan penumpang kapal, Pelabuhan Pelindo Regional 2 Banten (Pelabuhan Ciwandan) akan kembali disiapkan untuk melayani angkutan penyeberangan penumpang, namun untuk tahun ini kendaraan roda dua tetap akan diseberangkan dari Pelabuhan Merak, Banten,” ujarnya.
Saat ini ASDP mengoperasikan 32 kapal dengan tujuh dermaga, dan guna mengantisipasi terjadi antrian yang parah, waktu untuk bongkar muat kapal di dermaga akan dipercepat.
Diketahui sebelumnya, untuk mengantisipasi padatnya pemudik, pihak Pelabuhan Merak telah menyiapkan berbagai langkah, dengan melakukan perbaikan secara menyeluruh agar kegiatan arus mudik dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman.
Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Banten, Benny Nurdin Yusuf, mengatakan lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada 22-23 dan 29-30 Desember 2023.
Skenario telah dipersiapkan agar tidak terjadi penumpukan di Pelabuhan Merak, seperti menambah kapal, mengoperasikan kapal berkapasitas besar, dan penyekatan kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju Pelabuhan Merak.
“Ketika nanti terpantau ada peningkatan cukup tinggi terjadi digerbang tol Cikupa, kita akan lakukan penyekatan di KM 43 dan 68,” ujarnya.

















