Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaSosial Budaya

H-8 Pemudik Mulai Terjebak Macet di Merak

235
×

H-8 Pemudik Mulai Terjebak Macet di Merak

Sebarkan artikel ini

Umumnya pemudik memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kemacetan

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai, peristiwa antrian panjang kendaraan di Pelabuhan Merak, Banten pada perayaan Mudik Lebaran Hari Raya Idul fitri 1443 H/2022, akibat ketidaksiapan Kementerian Perhubungan dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam menghadapi lonjakan penumpang maupun kendaraan. Diketahui, antrean kendaraan para pemudik mengular hingga ke Tol Merak. (Foto : istimewah)
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai, peristiwa antrian panjang kendaraan di Pelabuhan Merak, Banten pada perayaan Mudik Lebaran Hari Raya Idul fitri 1443 H/2022, akibat ketidaksiapan Kementerian Perhubungan dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam menghadapi lonjakan penumpang maupun kendaraan. Diketahui, antrean kendaraan para pemudik mengular hingga ke Tol Merak. (Foto : istimewah)

Triberita.com, Merak Banten – Memasuki (H-8) Hari Raya Idul Fitri 1444 H, pada Jumat (14/4/2023), pemudik dengan tujuan Pulau Sumatera, mulai memadati Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Umumnya pemudik memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kemacetan, namun demikian para pemudik tetap terkena macet, hingga mencapai 2 kilometer menuju Pelabuhan Merak.

Dari pantauan, suasana jalan menuju akses masuk Pelabuhan Merak, antrian dan kepadatan kendaraan mengular hingga fly over Cikuasa. Butuh waktu lebih dari 1 jam bagi pemudik untuk bisa masuk ke pelabuhan.

Ronny, seorang pemudik tujuan Palembang, mengatakan berada di fly over sejak jam 09.00 WIB pagi, namun hingga jam 10.00 WIB masih diantrian.

“Memilih mudik lebih awal supaya lancar, ngak taunya masih tetap kena macet, dan harus antri sepanjang ini 2 kilometeran,” katanya.

Sementara itu, informasi yang diperoleh Triberita.com, pihak ASDP telah menyediakan posko gabung dan posko kesehatan. Sementara untuk kelancaran pemudik, ASDP menyiapkan 7 dermaga dengan jumlah kapal sebanyak 65 unit kapal.

Aktifitas bongkar muat disalah satu dermaga di Pelabuhan ASDP Merak. (Foto : istimewah)
Aktifitas bongkar muat disalah satu dermaga di Pelabuhan ASDP Merak. (Foto : istimewah)

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, sejak akhir pekan kemarin sudah mulai terjadi peningkatan arus kendaraan dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni.

“Peningkatan arus kendaraan mulai terjadi sejak weekend kemarin, dimana ada kenaikan sedikit dibandingkan tren akhir pekan dalam kondisi normal. Salah satunya, arus kendaraan logistik yang mulai memadati Pelabuhan Merak, pada Kamis (13/4),” ujar Shelvy.

Diungkapkan, peningkatan arus kendaraan logistik dipicu juga rencana pembatasan angkutan truk untuk masa arus mudik diberlakukan mulai Senin, 17 April 2023 pukul 16.00 WIB hingga Jumat, 21 April 2023 pukul 24.00 WIB.

Shelvy mengatakan bahwa tren reservasi tiket melalui Ferizy cenderung meningkat. Per data hari ini, reservasi tertinggi terjadi di tanggal 19 April 2023 (H-3) yang telah mencapai 47,65% yang didominasi kendaraan pribadi.

Baca Juga :  Seorang Warga Negara Nigeria Tewas Setelah Ditusuk, Polisi Kejar Pelaku

Sementara itu, untuk roda dua reservasi tertinggi pada rute Ciwandan-Bakauheni terjadi di tanggal 20 April 2023 (H-2) dengan jumlah kendaraan yang telah reservasi sebanyak 2.693 unit atau mencapai 11,34%.

Sedangkan rute Ciwandan – Panjang (dilayani oleh KM Dobonsolo PELNI pada H-3 s/d H-2) terjadi di tanggal 20 April 2023 (H-2) dengan jumlah kendaraan yang telah reservasi sebanyak 900 kendaraan R2 atau mencapai 36%.

Truk Logistik Naik 7 Persen

Berdasarkan Posko Data Merak selama 24 jam (periode 12 April 2023 pukul 08.00 WIB hingga 13 April 2023 pukul 08.00 WIB) atau H-10, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 29 unit kapal. Adapun realisasi total penumpang mencapai 27.361 orang atau turun 8% persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 29.888 orang.

Satu keluarga pemudik tujuan Lampung Timur, karena lelah harus meminggirkan kendaraannya untuk beristirahat di pinggir jalan arah menuju Pelabuhan Merak. (Foto : istimewah)
Satu keluarga pemudik tujuan Lampung Timur, karena lelah harus meminggirkan kendaraannya untuk beristirahat di pinggir jalan arah menuju Pelabuhan Merak. (Foto : istimewah)

Tercatat realisasi kendaraan roda empat mencapai 3.000 unit atau turun 17% persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.598 unit. Sedangkan truk logistik yang telah menyebrang dari Jawa ke Sumatera mencapai 3.676 unit atau naik 7% dibandingkan realisasi periode yang sama di tahun lalu sebanyak 3.428 unit.

“Prediksi kami, trafik kendaraan truk masih akan terus meningkat hingga akhir pekan ini, menyusul kebijakan larangan bagi truk barang mulai Senin (17/4) mendatang,” ujarnya.

Adapun total seluruh kendaraan tercatat 7.818 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-10 atau turun 1% persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 7.928 unit.

Sebaliknya, data Posko Bakauheni pada H-10 (24 jam) tercatat realisasi total penumpang mencapai 22.289 orang atau turun 6% persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 23.650 orang. Jumlah realisasi kendaraan roda empat dari Bakauheni ke Merak mencapai 2.247 unit atau turun 11% persen dibandingkan realisasi pada periode sama 2022 sebanyak 2.525 unit.

Baca Juga :  Breaking News : Sedang Bongkar Muat di Merak Banten, Kapal Ferry milik PT ALP Dilalap Jago Merah

Kemudian untuk kendaraan truk yang telah menyebrang dari Bakauheni ke Merak sejumlah 3.203 unit atau turun 4% persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun 2022 yaitu 3.353 unit. Total seluruh kendaraan tercatat 6.062 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-10 atau turun 6% persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 6.428 unit.

Facebook Comments