Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Hari Ke 5, Penumpang Kapal Ferry KMP Athaya yang Terjatuh di Perairan Selat Sunda Belum Ditemukan

583
×

Hari Ke 5, Penumpang Kapal Ferry KMP Athaya yang Terjatuh di Perairan Selat Sunda Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan dari Basarnas, Lanal Banten, Polairud, BPBD, ASDP, KSOP, KSKP, PBMM, dan Pramuka Peduli, masih terus melakukan pencarian korban atas nama Slamet (56) yang dilaporkan terjatuh dari Kapal Ferry KMP Athaya milik Perusahaan Jemla Ferry, pada Sabtu (25/1/2025) dinihari lalu, sekitar pukul 01.00 WIB, saat pelayaran dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak. (Foto : Basarnas)

Triberita.com | Merak Banten – Masih ingat dengan kejadian penumpang kapal KMP Athaya yang terjatuh di perairan Selat Sunda, pada Sabtu (25/1/2025) dinihari lalu, sekitar pukul 01.00 WIB ?

Sampai dengan hari ini, Rabu (29/1/2026) atau memasuki hari kelima pencarian korban jatuh dari Kapal Ferry KMP Athaya milik Perusahaan Jemla Ferry, Tim SAR gabungan terus berjibaku melakukan upaya pencarian di perairan Selat Sunda.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, Lanal Banten, Polairud, BPBD, ASDP, KSOP, KSKP, PBMM, dan Pramuka Peduli.

Korban, Slamet (56), dilaporkan terjatuh dari kapal saat pelayaran dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.

Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten Rizki Dwianto menjelaskan, untuk hari ini Tim mengerahkan dua speed boat dari basarnas dan polairud untuk memperluas area pencarian dan memastikan setiap potensi keberadaan korban dapat terpantau.

“Operasi SAR akan berlangsung selama tujuh hari, Tim SAR gabungan terus berupaya maksimal meski terkendala cuaca dan arus laut,” katanya.

Rizki, dalam keterangannya, mengimbau kepada nelayan atau warga sekitar di pesisir pantai, untuk melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa seorang penumpang kapal KMP Athaya milik perusahaan Jemla Ferry, terjatuh ke laut saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak, pada Sabtu (25/1/2025) dini hari.

Peristiwa tersebut, terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Seorang saksi mata, Dwi Chandra Kurniawan, yang juga merupakan penumpang kapal KMP Athaya, mengaku melihat seseorang terjatuh ke laut.

Atas kejadian itu, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kapal, yang kemudian meneruskan informasi ke petugas terkait.

Saksi mata Dwi Chandra Kurniawan, mengatakan bahwa korban atas nama Slamet (56), tiba-tiba terjatuh ke laut.

Baca Juga :  Innalillahi, Ketua MUI Banten Meninggal Dunia di Arab Saudi

Mendapat laporan ada penumpang kapal terjatuh ke laut, pihak kapal langsung melakukan upaya pencarian selama 30 menit di sekitar lokasi kejadian, namun korban belum ditemukan.

Kepala Subseksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Rizky Dwianto, membenarkan peristiwa ini dan menyatakan bahwa operasi pencarian sudah dilakukan sejak laporan diterima.

“Kami menerima laporan dari pihak kapal, terkait ada penumpang kapal yang terjatuh ke laut. Saat ini, tim SAR sedang melakukan pencarian di perairan Merak untuk menemukan korban,” ujar Rizky, Sabtu (25/1/2025).

Ia menambahkan bahwa cuaca dan kondisi perairan menjadi faktor penting dalam pencarian ini.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban dalam kondisi selamat,” tambahnya.

Pihaknya juga mengimbau, agar masyarakat terutama penumpang kapal, harus lebih berhati-hati selama perjalanan dan segera melaporkan jika melihat kejadian serupa.

Facebook Comments