Triberita.com, Merak Banten – Arus mudik melalui Pelabuhan ASDP Merak, Kota Cilegon, Provinsi Banten, hingga kini H-13, tampak sepi penumpang yang hendak menyeberang menuju Pulau Sumatera.
Hingga hari ini, Senin (10/3/2023), penumpang pejalan kaki maupun penumpang di atas kendaraan yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung, tampak lengang.
Kondisi Pelabuhan Merak, maupun terminal bus terpadu merak (TTM), berjalan lancar dan tidak terlihat penumpukan kendaraan.
Menurut salah satu petugas dari dishub penjaga pintu keluar bus di TTM mengatakan, arus mudik kali ini di terminal terpadu Merak hingga Senin (10/4/2023) masih sepi. “Tahun ini beda dengan mudik tahun lalu, penumpang masih juga sepi,”ujarnya, Senin (10/4/2023) kepada Triberita.com.
Sementara untuk di Pelabuhan ASDP Merak, juga belum terjadi kenaikan penumpang yang signifikan, kendati cuti bersama sudah semakin dekat.
“Sesuai data dan tinjauan di lapangan, pada hari ini angkutan penumpang maupun kendaraan yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak masih normal lancar, belum ada peningkatan yang signifikan,” ujar GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak, Suharto, saat dihubungi Triberita.com, Senin (10/4/2023).
Menurut Suharto kepadatan diperkirakan akan terjadi minggu depan seiring dengan masuknya masa cuti bersama.
Adapun puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 atau tanggal 19 April 2023 mendatang.
Menyikapi masa arus mudik, PT ASDP bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) sudah melakukan serangkaian persiapan.
Di antaranya, melakukan penambahan vending machine untuk boarding atau check in tiket penumpang dari 13 unit menjadi 21 unit.
Kemudian, jumlah tol gate untuk boarding atau check in tiket kendaraan pun ditambah dari 15 unit menjadi 30 unit.
“Serta di Pelabuhan Pelindo Ciwandan disiapkan sebanyak 13 unit loket dan kami sudah memasang sebanyak 136 unit CCTV yang tersebar diseluruh area Pelabuhan Merak,” papar Suharto.
Kemudian, ASDP juga melakukan pengaspalan areal demolish kantor ASDP, Kantor KSKP dan jalur bongkar muat kendaraan untuk menambah kapasitas parkir.
Pembangunan access bridge penghubung eksekutif satu ke dermaga reguler yang digunakan sebagai access penumpang yang akan naik maupun turun dari kapal.
“Serta telah dilakukan ramp check terhadap kesiapan kapal maupun dermaga oleh regulator yaitu BPTD,” tutur Suharto.
Suharto mengimbau kepada calon penumpang untuk memastikan melakukan pembelian tiket secara mandiri melalui aplikasi resmi ferizy atau melalui mitra resmi jauh-jauh hari atau H-24 jam. Karena pemesanan tiket online ferizy sudah bisa dipesan sejak H-60, dan tidak memaksakan untuk melakukan pembelian secara go show karena tidak ada penjualan tiket ferizy di dalam pelabuhan.
“Untuk menghindari terjadi penumpukan, bagi pengguna jasa yang tidak bertiket akan diputar balik keluar pelabuhan, demikian juga bagi penumpang yang sudah bertiket namun belum waktunya masuk pelabuhan, akan di masukkan ke rest area sampai nanti sudah tiba jam untuk masuk pelabuhan, akan di ijinkan melanjutkan perjalanan,” ujarnya.
Adapun tahapan untuk membeli tiket melalui Ferizy yaitu:
- Download aplikasi Ferizy di Smartphone atau melalu website ferizy.com
- Pilih jadwal keberangkatan
- Isi data diri dengan lengkap
- Lakukan pembayaran
- Elektronik Tiket akan dikirimkan ke email
- Tunjukkan Elektronik Tiket pada petugas di pelabuhan dan akan ditukar dengan boarding pass.
“Kalau sudah memegang boarding pass maka masyarakat sudah bisa proses masuk ke dalam kapal. Tentunya dengan Ferizy, akan mempercepat proses masuknya kendaraan ke kapal sehingga masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama,” terang Suharto.

















