Triberita.com, Karawang – Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Karawang, Jawa Barat ditambah penerangan jalan umum (PJU) tidak berfungsi normal (mati) pada Selasa 18 April 2023 pukul 04.10 WIB dini hari membuat pemudik ketar ketir di jalan.
Hal ini dikatakan Eman (53) pengendara motor asal Tegal Jawa Tengah, ia mengatakan, perjalanan mudik sedikit terganggu, rasa takut menghantuinya tatkala penerangan jalan di Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang gelap bak kuburan ditengah kota.
“Saya dari Bekasi hujan mulai semalam sampai sahur terus menerus kang, pas sampai Klari arah Kosambi sedikit gelap, ngeri mending nunggu siang ajah lanjut perjalanan,” kata Eman saat ditemui triberita.com dilokasi, Selasa pagi.
Ia menjelaskan, kondisi ini memang kerap ia rasakan sepanjang jalan Pantura, kendati itu dirinya selalu berhati-hati ketika melakukan perjalanan mudik di malam hari.
“Ya emang sepanjang jalan PJU ada yang hidup ada yang mati, sebagian doang, sebenarnya perjalanan malam menghindari macet siang hari,” ujarnya.
“Harusnya pemerintah setempat sudah mempersiapkan segala sesuatunya ketika lebaran, dari infrastruktur dan penerangan jalan, kalau jalan sih udah mulus, tinggal penerangan ajah sih kang, semoga didengar,” sambungnya.
Maka dari itu, kata Eman, untuk pemudik baik yang menggunakan sepeda motor maupun mobil harap berhati-hati jika melintas dilokasi tersebut.
“Untuk pemudik atau masyarakat sekitar harap hati-hati jika melakukan perjalanan malam hari, semoga ada pembenahan PJU,” tukasnya.
Sementara itu, salah seorang warga sekitar Dela (22) mengatakan, kondisi ini memang kerap dirasakan setiap malam, dirinya juga belum bisa memastikan kendala PJU tersebut tidak berfungsi normal.
“Kadang mati kadang enggak, biasanya hidup kalau saya berangkat kerja, malam ini pas mudik lampu mati, ngeri juga sih banyak yang mudik,” jelasnya.
“Saya berharap ada perhatian serius dari pemerintah setempat khususnya dinas terkait semoga dibenerin, kasihan pemudik,” pungkasnya.
Reporter: Abdul Kholilulloh

















