Triberita.com | JAKARTA – Hitung cepat atau quick count hasil Pemilu 2024 untuk Pilpres dilakukan oleh beberapa lembaga survei. Hasil qick count lembaga-lembaga survei tersebut hampir sama, yang semuanya memenangkan Paslon Capres nomor urut 02 Prabowo-Gibran. Jika diantara lembaga survei itu ada perbedaan, angkanya pun tipis.
Usai mengetahui hasil perolehan suara Capres, maka bergeser untuk mengetahui berapa perolehan suara partai politik (Parpol) pada Pemilu 2024 ini. Pasalnya, dengan melihat prosentasi jumlah suara partai pada Pemilu 2024, akan terlihat parpol apa saja yang berhasil melenggang ke Senayan.
Cara cek perolehan suara partai Pemilu 2024 dengan hitungan real count dapat dilakukan dengan memantau laman khusus Pemilu2024.kpu.go.id. Bagaimana hasil quick count Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 sejauh ini dan partai mana saja yang berpeluang lolos ke Senayan?
Seperti diketahui, Pemilu 2024 ini selain Pilpres, juga berlangsung Pileg 2024 secara serentak pada Rabu, 14 Februari. Total terdapat 16 partai yang berkontestasi untuk pemilihan nasional. Parpol tersebut sesuai dengan nomor urutnya adalah:
1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
4. Partai Golongan Karya (Golkar)
5. Partai Nasional Demokrat (NasDem)
6. Partai Buruh
7. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora)
8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
9. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
10.Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
11.Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda)
12.Partai Amanat Nasional (PAN)
13.Partai Bulan Bintang (PBB)
14.Partai Demokrat
15.Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
16.Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
17.Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
18.Partai Ummat.
Cara Cek Perolehan Suara Partai Pemilu 2024
Untuk melihat perolehan suara partai dalam Pemilu 2024 versi real count, kita dapat langsung mengakses tautan Pemilu2024 KPU. Selanjutnya, ikuti langkah-langkah berikut.
Pertama, tautan mengarahkan kita untuk melihat hitung suara Pilpres 2024. Untuk mengubahnya ke Pileg 2024, Anda dapat mengklik kolom Pilpres 2024. Akan muncul opsi untuk menunjukkan hasil Pileg DPR, Pileg DPRD Provinsi, Pileg DPRD Kabupaten/Kota, dan Pemilu DPD.
Pilihlah yang menampilkan hasil pileg DPR 2024. Akan muncul tabel grafik hitung suara yang menunjukkan perolehan suara partai-partai untuk Pileg DPR 2024. Ada warna-warna yang membedakan sebuah partai dengan partai lain sesuai dengan warna partai tersebut, misalnya PKB dengan hijau tua, Partai Nasdem dengan biru tua, atau Partai Ummat dengan warna hitam.
Perhatikan tulisan yang menunjukkan hitung suara tersebut berdasarkan data masuk pada hari apa dan pukul berapa.
Selain itu ada keterangan progres berapa TPS dari total 823.236 TPS untuk Pemilu 2024. Rincian data dapat diketahui dengan melakukan scroll ke bawah. Akan diketahui detail perolehan suara Pileg DPR 2024 berdasarkan daerah pemilihan (dapil).
Dalam Pileg dan Pilpres 2024, total terdapat 823.220 titik TPS untuk pemungutan suara. Rinciannya, 820.161 TPS di dalam negeri dan 3.059 TPS di luar negeri. Untuk Pileg 2024, terdapat 84 dapil yang tersebar di 38 provinsi. Para calon legislatif akan berebut suara untuk mendapatkan 580 kursi DPR.
Sementara sejumlah lembaga survei juga melakukan hitung cepat perolehan suara parpol. Quick count merupakan hasil penghitungan cepat pemilu yang diperoleh pada hari yang sama dengan hari pelaksanaan Pemilu. Penghitungan dalam hitung cepat ini menggunakan metode sampling, di sejumlah wilayah yang merepresentasikan sebuah daerah.
Berdasarkan hasil quick count Pileg 2024 Saiful Muljani Research and Consulting (SMRC) per Rabu (14/2) pukul 20.00 WIB, dengan data masuk sebesar 13,97 persen, tercatat PDI Perjuangan (PDI P) sementara ini memimpin dengan 17,49 persen. Di posisi berikutnya, ada Partai Golkar yang memiliki 13,97 persen. Partai tersebut unggul tipis dari Partai Gerindra (13,47 persen). Sementara itu, pada urutan keempat, ada PKB yang mendapatkan limpahan suara 10,86 persen.
Selanjutnya, secara berturut-turut ada Partai Nasdem (9,49 persen), PKS (8,14 persen), dan Partai Demokrat (8,09 persen). Partai lain yang mendapatkan suara di atas 4 persen adalah PAN (6,45 persen). Setelah itu ada PPP dan PSI yang punya perbedaan tipis, dengan PPP sebesar 3,46 persen, sedangkan PSI sejumlah 3,01 persen.
Hasil quick count di atas tidak jauh berbeda dengan Indikator per Rabu (14/2) juga pada pukul 20.00 WIB. Dalam data lembaga survei tersebut yang mencapai 14,71 persen, PDI-P tercatat memimpin perolehan suara terbanyak dengan 15,87 persen. Berikutnya, di urutan kedua, ada Golkar yang beda tipis sebesar 14,71 persen. Partai ketiga dengan suara terbanyak sejauh ini adalah Partai Gerindra (13,47 persen).
Menempati urutan keempat, ada PKB yang mendapatkan 10,32 persen. Setelahnya, secara berturut-turut ada Partai Nasdem (9,53 persen), PKS (8,23 persen), Partai Demokrat (8,16 persen), dan PAN (7,95 persen). PPP membuntuti di urutan berikutnya dengan 3,77 persen. Lalu, PSI mengumpulkan 3,05 persen. Di luar 10 partai tersebut, 8 partai lain tidak mencapai 2 persen sejauh ini.
Meskipun menggunakan metode sampling, hasil quick count pada umumnya mendekati atau mirip dengan hasil penghitungan suara oleh KPU.

















