Scroll untuk baca artikel
BeritaJawa Barat

KAI Minta Maaf, 6 Perjalanan Kereta Api Terlambat Dampak Anjloknya KA Purwojaya di Bekasi 

364
×

KAI Minta Maaf, 6 Perjalanan Kereta Api Terlambat Dampak Anjloknya KA Purwojaya di Bekasi 

Sebarkan artikel ini
Kereta Api (KA) Purwojaya relasi Gambir-Kroya (Cilacap) yang mengalami anjlok di daerah Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/10/2025).(Foto: Istimewa)

Triberita.com | Cirebon – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan kereta api yang terjadi pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

Gangguan ini disebabkan oleh anjloknya KA Purwojaya (relasi Gambir–Cilacap) di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Insiden anjloknya dua gerbong bagian belakang KA Purwojaya di km 56+1/2 ini terjadi sekitar pukul 14.14 WIB dan berdampak pada enam perjalanan kereta api yang melintasi wilayah Daop 3 Cirebon.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibuddin, dalam kertangan resminya menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama.

Ia menjelaskan, pihaknya sudah mengevakuasi sebanyak 232 penumpang KA Purwojaya dengan menggunakan 6 bus. Proses evakuasi berlangsung lancar, dan ratusan penumpang itu daintar ke tujuan masing-masing.

“Kami memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Seluruh penumpang dan awak kereta api berada dalam kondisi selamat. Kami segera melakukan evakuasi terhadap 232 penumpang KA Purwojaya menggunakan 6 unit bus untuk diantarkan ke stasiun tujuan masing-masing. Proses evakuasi berjalan dengan lancar,” ujar Muhibuddin di Cirebon, Sabtu (25/10/2025).

Daftar Kereta Terdampak Keterlambatan

Akibat gangguan ini, enam rangkaian perjalanan kereta api mengalami keterlambatan dengan rincian sebagai berikut:

Nomor KA Relasi Durasi Keterlambatan
KA 44 Gambir–Yogyakarta (Taksaka) 128 menit
KA 152 Pasar Senen–Blitar (Brantas) 183 menit
KA 254 Pasar Senen–Surabaya Pasarturi (Kertajaya) 163 menit
KA 38 Gambir–Malang (Brawijaya) 90 menit
KA 18 Gambir–Semarang Tawang (Argo Sindoro) 32 menit
KA 8 Gambir–Surabaya Gubeng (Bima) 21 menit

Penanganan Cepat dan Pemulihan Jalur

KAI segera berkoordinasi dengan Daop 1 Jakarta dan otoritas terkait untuk mempercepat proses penanganan. Saat ini, satu jalur di lokasi kejadian telah berhasil dilalui oleh kereta api dengan kecepatan terbatas, sementara jalur lainnya masih dalam tahap perbaikan intensif.

Baca Juga :  Polsek Cikarang Utara Bekasi Bongkar Penipuan Lowongan Kerja Berkedok Yayasan Fiktif, Tiga Pelaku Diciduk!

“Kami terus berupaya mengatur perjalanan dan melakukan koordinasi antar daerah operasi agar pergerakan kereta api dapat berjalan bergantian dan aman. Kami sekali lagi memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. KAI berkomitmen penuh untuk memulihkan jalur secepatnya dan memastikan seluruh perjalanan dapat kembali normal dan aman,” tutup Muhibuddin.

Diketahui, Kereta Api (KA) Purwojaya relasi Gambir-Kroya (Cilacap) yang mengalami anjlok di daerah Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu siang, sekitar pukul 14.00 WIB. Titik lokasi anjloknya kereta itu tak jauh dari Stasiun Kedung Gedeh Bekasi.

Ada tiga gerbong kereta paling belakang yang anjlok keluar lintasan rel kereta dalam peristiwa itu.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, dalam keterangannya menyampaikan seluruh penumpang Kereta Api (KA) Purwojaya relasi Gambir–Kroya dipastikan selamat setelah dua gerbong bagian belakang anjlok di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu  (25/10/2025)  siang.

Kejadian bermula saat KA Purwojaya melintas di jalur Emplasemen Kedunggedeh kilometer 56+1/2. Kemudian dilaporkan dua kereta bagian belakang keluar dari rel sesaat setelah melintas.

Hingga Sabtu sore kemarin, petugas masih melakukan penanganan di lokasi, dan meminta warga yang menyaksikan peristiwa itu menjauh, demi kelancaran penanganan.

Petugas juga memasang tali, sebagai pembatas. Sebab sangat banyak warga yang ikut menyaksikan serta mendokumentasikan proses penanganan anjloknya kereta tersebut.

Facebook Comments