Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaNasional

Kapolri: Bersama Panglima TNI Kami Mengawal Investigasi 3 Polisi yang Gugur

323
×

Kapolri: Bersama Panglima TNI Kami Mengawal Investigasi 3 Polisi yang Gugur

Sebarkan artikel ini
Dalam kunjungan dan peresmian, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi Balai Poliran yang diinisiasi Polda Banten, merupakan tempat yang sangat bermanfaat untuk mempersiapkan tenaga kerja produktif yang siap disalurkan ke perusahaan-perusahaan mitra. (Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Serang Banten – Dalam kegiatan peresmian Balai Latihan Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) Polda Banten, Selasa (18/3/2025), Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, dirinya bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto akan mengawal investigasi kasus tiga anggota kepolisian yang gugur dalam tugas saat melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung dan diduga melibatkan dua prajurit TNI.

“Saya dengan Bapak Panglima, kami sudah sepakat untuk bersama-sama melakukan investigasi dan menuntaskan hal-hal yang nanti ditemukan di lapangan,” ujar Kapolri di Kota Serang, Banten.

Dia mengatakan, di tingkat provinsi, Kapolda Lampung dan Danrem 043/Garuda Hitam juga terus melakukan investigasi mengenai hal itu.

“Yang jelas, tentunya kami selalu mendorong dan ingatkan seluruh anggota untuk terus bekerja dengan baik, dengan penuh semangat, hati-hati dan selalu jaga sinergitas, soliditas untuk kepentingan rakyat,” ujar Kapolri Sigit.

Kapolri, juga menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga personel terbaik dalam menjalankan tugas sebagai abdi masyarakat di Way Kanan, Provinsi Lampung.

Ketiga personel yang gugur adalah, AKP (Anumerta) Lusiyanto, S.H. – Kapolsek Negara Batin, Way Kanan, Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto dan Briptu (Anumerta) M. Ghalib Surya Ganta, S.H.

“Sebagai bentuk penghormatan, gugurnya tiga anggota kepolisian dalam tugas, bagi ketiganya dengan status ini, mereka berhak menerima santunan dari ASABRI yang akan diberikan kepada ahli waris masing-masing,” ujar Kapolri.

Sebelumnya, peristiwa penembakan yang menewaskan ketiga polisi tersebut, terjadi pada Senin (17/3/2025) sore, saat Polres Way Kanan melakukan penggerebekan judi sabung ayam.

Saat tiba di lokasi, tim kepolisian tiba-tiba mendapatkan serangan tembakan dari orang tak dikenal.

Baca Juga :  HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-68, Korlantas Polri Launching IRSMS Mobile

Adapun ketiga personel Polri yang gugur saat bertugas, yakni Bripka Petrus Apriyanto, lahir 16 Maret 1985, sebelumnya Diktuk Bintara 2005, naik Pangkat Bripka pada 2019, jabatan terakhir Banit Binmas Polsek Negara Batin Polres Way Kanan.

Kemudian, Bripda M Ghalib Surya Ganta SH, lahir 23 Februari 2002, sebelumnya Diktuk Bintara 2021, jabatan terakhir Ba Satreskrim Polres Way Kanan.

Selanjutnya, Iptu Lusiyanto SH, lahir 5 Juni 1972, sebelumnya Diktuk Bintara 1994 dan Diktuk Perwira Pag pada 2018, jabatan terakhir Ps Kapolsek Negara Batin Polres Way Kanan. Riwayat Dikbang terakhir adalah Dik Perwira Pertama Dasar Reskrim pada 2020.

Pasca-penembakan, penyelidikan dilakukan tim gabungan dari Polda Lampung, Kodam II/Sriwijaya dan Denpom untuk mengungkap pelaku.

Hasilnya, dua anggota TNI, yakni Peltu Lubis dan Kopka Basarsyah, diduga terlibat dalam insiden tersebut dan telah ditahan di Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) Mako Kodim 0427/Way Kanan.

Kepala Penerangan Kodam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar membenarkan, bahwa saat ini terdapat dua prajurit TNI yang telah menyerahkan diri ke Polisi Militer Angkatan Darat (Denpom II/3 Lampung). Kedua prajurit tersebut sudah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Facebook Comments