Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBencana AlamBeritaNews

Gempa M5,2 Guncang Banten, BPBD Lebak Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

93
×

Gempa M5,2 Guncang Banten, BPBD Lebak Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Sebarkan artikel ini
Gempa bermagnitudo 5,2 terjadi Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (7/2/2023) pagi tadi. (Foto : Internet)
Gempa bermagnitudo 5,2 terjadi Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (7/2/2023) pagi tadi. (Foto : Internet)

Triberita.com, Lebak Banten – Gempa berkekuatan magnitudo 5,2 terjadi di Lebak Selatan, tidak berpotensi tsunami. Gempa di Banten, dengan titik pusat di kedalaman 41 kilometer.

Getaran gempa terasa hingga Jakarta, terjadi pukul 07.35 WIB. Lokasi gempa 7.43 lintang selatan, 105.88 bujur timur, dengan kedalaman 41 km.

Gempa bermagnitudo 5,2 terjadi Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (7/2/2023) pagi tadi. BPBD Lebak mengungkap belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.

Adapun wilayah yang merasakan gempa:
III-IV Bayah, III-IV Banjarsari, III-IV Tamanjaya, III Serang, III Pandeglang, III Malingping, III Ciptagetar, III Cikeusik, III Labuan, III Tangerang, III Panimbang, III Cinangka, II Tangerang Selatan, II Bogor, II Cianjur, II Sukabumi, II Jakarta.

Kepala BPBD Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan guncangan gempa terasa di 28 kecamatan yang ada di Lebak. Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa.

“Sampai sekarang belum ada laporan kerusakan dan situasi masyarakat kondusif,” ujar Febby dimintai keterangan, Selasa (7/1/2023).

Gabriel Nur Aulia Jauhar warga Ciceri Serang, Banten. (Foto : Daeng Yusvin)
Gabriel Nur Aulia Jauhar warga Ciceri Serang, Banten. (Foto : Daeng Yusvin)

Menurut Febby, gempa terjadi hanya sekitar 5 detik dan tidak ada gempa susulan. Gempa ini juga tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

“Sementara belum ada informasi aftershock (gempa susulan), baik yang dirasa maupun yang tidak dirasa,” jelasnya.

Lebih lanjut Febby mengimbau warga tetap tenang dan selalu bersiaga apabila terjadi bencana susulan. Warga juga diminta tidak berpengaruh oleh informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

“Hindari bangunan yang retak atau rusak yang diakibatkan oleh gempa tadi. Segera laporkan apabila ada kerusakan. Tetap waspada,” ujarnya.

“Lokasi gempa: pusat gempa berada di laut 66 km Tenggara Muarabinuangeun,” bunyi keterangan BMKG dilihat di website warning.bmkg.go.id.

Gempa ini dirasakan di sejumlah wilayah dengan skala MMI II hingga IV.

Baca Juga :  Kapolda Banten Salurkan 300 Paket Sembako Kepada Korban Banjir di Serang

Seorang warga Ciceri Serang bernama Gabriel Nur Aulia Jauhar, ditemui saat berada di Kantor Dinas Kesehatan, Provinsi Banten, mengatakan tidak tau dan tidak merasakan ada getaran atau gempa.

Warga Rangkasbitung merasakan guncangan gempa terasa kencang hingga langsung lari keluar rumah.

“Saya baru tau dari Bapak (baca : Triberita.com) kalau hari ini ada gempa. Tapi temen-temen saya di Tangerang pada ngerasain goyang,”ujarnya.

Lain hal dengan Yanto warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. “Kejadiannya, pas saya sedang di kamar, tiba-tiba terasa goyang, awalnya kecil tapi lama-lama kencang, saya langsung keluar,” kata Yanto, warga Rangkasbitung.

Yanto menambahkan, warga di sekitar rumahnya juga merasakan goyangan serupa. Rata-rata warga yang sedang berada di dalam dumah, berhamburan keluar.

Penulis : Daeng Yusvin

Editor : Khari Riyan Jaya

Facebook Comments
Example 120x600