Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Macan Kumbang Teror Warga, Diamankan Polsek Mancak Serang Banten

611
×

Macan Kumbang Teror Warga, Diamankan Polsek Mancak Serang Banten

Sebarkan artikel ini
Macan Kumbang yang merupakan salah satu penghuni Hutan Lindung di Desa Ciwarna, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, berhasil diamankan menggunakan perangkap dengan umpan hewan monyet, pada hari Rabu malam tanggal 26 Maret 2025. (Foto : Polsek Mancak)

Triberita.com | Serang Banten – Sering membuat resah warga Desa Ciwarna, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, karena sering muncul di pemukiman penduduk, seekor harimau macan kumbang (Panthera Pardus) akhirnya berhasil diamankan dalam keadaan hidup.

Hewan liar yang selalu beraktifitas pada malam hari ini, masuk perangkap hasil kerjasama Polisi Kehutanan (Polhut), Polsek Macak bersama Koramil dan warga, pada Rabu (26/3/2025) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

“Alhamdulillah, hampir 1 bulan hasil kerja keras kami dari Polsek Mancak, Polhut, Koramil dan tentunya warga Sepang Rt 009 Rw 001, Desa Ciwarna, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, akhirnya kita berhasil menyelamatkan salah satu hewan liar jenis Macan Kumbang berjenis kelamin jantan yang berada di Hutan Lindung Cagar Alam Rawa Danau, diperkirakan berumur lima tahun,” ujar Kapolsek Mancak, IPTU Khairul Chaniago, saat dihubungi Triberita.com, Kamis (27/3/2025).

Kapolsek Mancak mengatakan, pihaknya sangat senang dan saat ini sudah bisa bernapas lega, karena warga sudah terlepas dari teror yang selama ini meresahkan warga.

“Sejak lama dan hampir satu bulan, warga merasa ketakutan dengan keberadaan seekor macan kumbang yang berkeliaran memangsa ternak warga, dan akhirnya berhasil diamankan. Baru diketahui keberadaan hewan liar ini berkeliaran di sekitar permukiman, yakni sejak 4 Maret 2025 dan baru masuk perangkap, tadi malam tanggal 26 Maret 2025 sekitar pukul 22.00 WIB,” terangnya.

Lebih lanjut Kapolsek Mancak menjelaskan, guna menghindari menimbulkan korban jiwa manusia dan juga ternak milik warga, pihaknya bekerjasama dengan pihak polisi kehutanan melakukan penanganan berupa pemasangan perangkap sejak awal bulan Maret 2025 dengan umpan ayam hidup dan monyet.

“Dari laporan warga kepada kami, sedikitnya sudah 9 ekor kambing dan lima ekor ayam yang hilang dimangsa oleh Macan Kumbang ini. Kami juga bersama Polhut, Koramil, dan unsur masyarakat Desa Sepang, rutin melakukan patroli ke seluruh lokasi yang disebutkan rawan oleh kemunculan hewan yang sudah langka ini, diantaranya di area ladang perkebunan” ungkap Kapolsek.

Baca Juga :  Dua Tersangka Pencuri Besi Pembatas Jalan di Diringkus Polres Serang

“Kami sangat prihatin oleh kemunculan hewan yang agresif berburu mangsa di malam hari ini, karena mengakibatkan warga takut untuk berkebun,” sambungnya.

Sejak kabar kemunculan Macan Kumbang ini, menurut Kapolsek, selain melakukan pengintaian serta patroli malam untuk memastikan keselamatan warga, juga dilakukan pemasangan perangkap, namun tidak membuahkan hasil.

Selanjutnya, perangkap yang dibuat warga diganti dengan perangkap yang didatangkan oleh pihak dari Taman Safari Bogor.

“Alhamdulillah, ketegangan dan kerjasama pemasangan perangkap yang kami lakukan sejak tanggal 4 Maret 2025, membuahkan hasil. Dimana, pada Rabu (26/3/2025) malam, sekitar pukul 22.00 WIB, macan kumbang tersebut masuk ke dalam perangkap,” ujarnya.

Kapolsek Mancak Khairul Chaniago menjelaskan, proses penangkapan, beberapa kali dilakukan dengan menggunakan umpan ayam, namun tidak membuahkan hasil.

“Karena menggunakan ayam tidak berhasil, kami mencoba dengan umpan monyet yang dipasang pada Rabu sore sekitar jam 5. Alhamdulillah, buruan kami muncul dan sekitar pukul 22.00 WIB Macan Kumbang itu masuk dalam perangkap kami,” terangnya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, Macan Kumbang dibawa oleh BKSDA Jabar dan akan dikarantina di Taman Safari Bogor,” ujarnya.

Facebook Comments