Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBerita

Operasi Patuh Jaya 2025: Ratusan Pengendara di Kabupaten Bekasi Ditilang, Pelanggaran Lawan Arah Mendominasi

395
×

Operasi Patuh Jaya 2025: Ratusan Pengendara di Kabupaten Bekasi Ditilang, Pelanggaran Lawan Arah Mendominasi

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Operasi Patuh Jaya 2025 Polres Metro Bekasi lakukan penilangan kendaraan melakukan yang pelanggaran.(Foto: Polres Metro Bekasi)

Triberita.com ǀ Kabupaten Bekasi –Dalam kurun waktu tiga hari sejak Senin (14/7/2025), sebanyak 84 kendaraan tercatat melakukan pelanggaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Bekasi. Hal itu diketahui saat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi melaksanakan Operasi Patuh Jaya 2025.

Mirisnya, pelanggaran melawan arah menjadi “juara” dalam daftar tilang kali ini.

Kompol Sugihartono, Kasatlantas Polres Metro Bekasi, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketertiban berlalu lintas demi keselamatan bersama.

“Sejak Senin, 14 Juli hingga Rabu, 16 Juli, kami telah menilang 84 kendaraan,” ungkap Kompol Sugihartono pada Kamis (17/07). Data untuk hari Kamis sendiri masih dalam proses rekapitulasi.

Dari puluhan pelanggaran yang tercatat, 27 kasus didominasi oleh pengendara yang nekat melawan arah. Selain itu, pelanggaran lain yang cukup menonjol adalah tidak menggunakan helm dengan 16 kasus dan tidak memakai sabuk pengaman sebanyak 10 kasus. Beberapa pelanggaran lain seperti berboncengan lebih dari dua orang, pengendara di bawah umur, dan pengendara tanpa SIM juga turut ditindak.

Kompol Sugihartono menambahkan, Operasi Patuh Jaya 2025 memang menargetkan sejumlah pelanggaran utama, antara lain:

  • Menggunakan ponsel saat berkendara
  • Pengendara di bawah umur
  • Berboncengan lebih dari satu orang
  • Tidak menggunakan helm berstandar SNI
  • Tidak memakai sabuk pengaman
  • Berkendara dalam pengaruh alkohol
  • Melawan arah
  • Melebihi batas kecepatan
  • Kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau menggunakan plat nomor palsu

Melalui operasi ini, Sugihartono berharap masyarakat semakin sadar bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya soal menghindari tilang, tetapi demi keselamatan diri dan orang lain.

“Mari kita tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas,” tutupnya.

Facebook Comments