Scroll untuk baca artikel
Jawa BaratPilkada 2024

Pengamat Publik Nilai Elita Budiarti Tekanan Batin Hadapi Pilkada Subang 2024

948
×

Pengamat Publik Nilai Elita Budiarti Tekanan Batin Hadapi Pilkada Subang 2024

Sebarkan artikel ini
Elita Budiarti Ketua DPD Golkar Kabupaten Subang (Tengah) nampak ceria saat dikelilingi kader Partai Golkar.(Foto: Harun)

Triberita.com | Subang Partai tertua di Indonesia yakni Partai Golkar di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Pileg 2024 lalu jumlah kursi parlemen meningkat jadi 10 kursi. Sehingga jabatan sebagai Ketua DPRD sudah dalam genggaman, tinggal 1 langkah untuk menguasai politik pemerintahan orang nomer 1 di Subang.

Tetapi dari kemenangan yang diraih Partai Golkar, hal ini menjadi dilema bagi sang pemimpin, Elita Budiarti.

Menurut pandangan politik Sekjen Pemerhati Kebijakan Publik Kabupaten Subang, Angung Jatmiko, bahwa Elita Budiarti sedang mengalami tekanan batin, diantara harus memilih menyalonkan Bupati Subang atau bertahan mengikuti pelantikan di bulan Oktober sebagai Ketua DPR RI terpilih dapil Majalengka, Subang dan Sumedang.

“Memang posisi Elita dilema, harus memilih antara menyalonkan Bupati Subang atau mengikuti arus kemenangan Pemilu Legislatif kemarin yang mengantarkan dirinya menjadi Anggota DPR RI,” kata Angung.

Menurut Angung, sudah pasti kekuasaan legislatif anggota DPR RI jabatannya lebih tinggi dari Bupati, Gubernur dengan cakupan 3 wilayah.

“Apa lagi kalau menghitungkan anggaran setiap tahun anggota DPR RI, lebih besar dari Bupati atau Gubernur. Dan Harus diingat, masyarakat Subang sudah sangat lama merindukan adanya perwakilan anggota di parlemen pusat DPR RI, posisi Elita sudah sangat tepat. Dia adalah asli putra terbaik daerah juga rasa naluri kemanusiaan sangat tidak diragukan lagi untuk memberikan kesejahteraan kehidupan rakyat subang, bisa dilihat dimasa dia menjabat sebagi wakil ketua DPRD Subang,” kata Angung.

Tetapi ada satu yang menurut Angung mengganjal di hati Elita, lantaran polemik politik berkecamuk di batinnya belum selesai. Ada rasa yang kuat untuk memilih jabatan menyalonkan Bupati Subang dengan level jabatan pemerintahan yang sangat rendah dibanding anggota DPR RI yang serba hebat kebal hukum, bisa panggil bupati kapan pun, bahkan bisa memarahi pimpinan Gubernur Jawa Barat.

Baca Juga :  YouTube DPR RI kena Retas Judi Online, Netizen: Puan Maharani Gacor

“Ada satu yang saya kira masih mengganjal di hati Elita, dan saya yakin ketika harus memilih, Elita akan memilih jabatan Bupati Subang. Kenapa? Karena jabatan itu yang sebenarnya Elita inginkan sejak dulu,” kata Angung.

Berkaca pada rekam jejak Pilkada 2018, Elita berkerja keras meraih rekomendasi dari Partai PDIP tetapi nasib tidak berpihak tetapi keberuntungan masih ada Ketika Golkar mengalami Tsunami di momen itu Elita Masuk membangun pondasi Partai yang luluh lantah akibat peristiwa OTT KPK.

Elita membuktikan kepada publik, walaupun ilmu politiknya baru seumur jagung (pensiunan Kadis Perijinan 2018), kursi DPRD Subang Fraksi Golkar naik 2 kursi yang mengantarkan jabatan Wakil Ketua DPRD Subang.

Subang Ngabret Elita Bupati Subang adalah Yel-yel kader Golkar, sebuah gerakan realita yang pertama menggaungkan Elita sebagai kader terbaik.

“Jika memang niat awal terjun ke dunia politik ingin menjadi Bupati Subang, kenapa ragu untuk memilih, dan kesempatan sudah datang di Pilkada 2024 ini, sebuah jabatan DPR RI, Bupati Gubernur sama saja, tetapi yang membedakan adalah sebuah karya yang terbaik untuk masyarakat Subang,” kata Angung.

Jabatan Bupati bisa lebih hebat dari anggota DPR RI atau Gubernur, jika dikerjakan dengan hati yang ikhlas tanpa ada ganjalan hati yang setiap hari, rasa hati selalu mengalami dilema dan tekanan batin.

“Salam untuk bunda sehat selalu,” pungkas Angung.

Facebook Comments