Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaPembunuhan

Polisi Belum Temukan Identitas Mayat Wanita Dalam Tong di Sungai Cisadane

323
×

Polisi Belum Temukan Identitas Mayat Wanita Dalam Tong di Sungai Cisadane

Sebarkan artikel ini
Mayat wanita dalam tong ditemukan di Kali Cisadane.

Triberita.com | Tangerang Banten – Penemuan mayat wanita di dalam tong berwarna biru, penyidik dari Polres Metro Tangerang Kota masih terus berupaya mengungkap siapa sebenarnya korban yang ditemukan mengapung di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Minggu (27/7/2025) kemarin.

Korban saat ditemukan dalam kondisi nyaris telanjang, dalam kondisi sudah membusuk. Diperkirakan, korban yang menggunakan kawat gigi ini, sudah meninggal selama 4 hari sebelum ditemukan.

Korban ditemukan pada Minggu (27/7) pukul 11.30 WIB di Sungai Cisadane, Kampung Babakan, Kota Tangerang. Korban ditemukan oleh saksi yang sedang memancing di sekitar lokasi.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari mengatakan, hasil autopsi dan forensik sementara.

Korban dipastikan seorang wanita berusia 25-30 tahun. Namun yang lebih mengejutkan, ditemukan tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuh korban.

“Dari hasil autopsi dan forensik sementara, bahwa jenis kelamin adalah seorang perempuan, usia sekitar 25-30 tahun, kemudian dari tubuh korban ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar Kombes Raden, Senin (28/7/2025).

Kapolres menjelaskan, tanda-tanda kekerasan, hampir di seluruh tubuh, baik itu patah tulang maupun kekerasan lain pada tubuh korban.
Dugaan awal, korban sudah berada di dalam tong selama tiga sampai empat hari sebelum ditemukan.

“Informasi awal yang dapat kita berikan dari hasil forensik pemeriksaan tubuh korban, kemungkinan tiga sampai empat hari,” ucap Raden.

Meskipun ditemukan dalam kondisi tanpa celana, Kombes Raden belum bisa memastikan adanya dugaan rudapaksa.

“Kalau itu nanti lebih lanjut, yang jelas pada tubuh korban ada tanda-tanda kekerasan,” tegasnya.

Hingga saat ini, identitas korban masih menjadi teka-teki. Tim penyidik terus berupaya mengungkap siapa sebenarnya wanita malang ini.

Baca Juga :  2 Mayat Nelayan Ditemukan Mengapung di Pantai Pandeglang dan Lebak Banten

Proses pencocokan sidik jari dan penyesuaian DNA dengan keluarga yang dicurigai memiliki kecocokan, sedang gencar dilakukan.

“Kita harus kerja secara profesional. Kita upayakan sidik jari. Sambil menunggu hasil yang resmi forensik, yaitu penyesuaian DNA korban dengan keluarga yang saat ini kita duga ada kecocokan dengan korban,” terang Kapolres.

Facebook Comments