Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBekasi RayaBeritaPendidikan

Segera, PT GRP Gelontorkan CSR Bangun SD 01 Sukadanau, Kadisdik Kabupaten Bekasi Sebut Ini Kolaborasi Pentahelix

55
×

Segera, PT GRP Gelontorkan CSR Bangun SD 01 Sukadanau, Kadisdik Kabupaten Bekasi Sebut Ini Kolaborasi Pentahelix

Sebarkan artikel ini

Hal ini berkat terjalin kerjasama kolaborasi pentahelix yang terjalin dari unsur pemerintahan, masyarakat, dan swasta

SD 01 Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, ambruk Pada Sabtu (6/5/2023) lalu, akhirnya direnovasi oleh pihak PT GRP menggunakan dana CSR. (Foto: Sumber Forkopim)
SD 01 Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, ambruk Pada Sabtu (6/5/2023) lalu, akhirnya direnovasi oleh pihak PT GRP menggunakan dana CSR. (Foto: Sumber Forkopim)

Triberita.com, Kabupaten Bekasi – Pembangunan SD 01 Sukadanau, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi bakal segera direalisasikan. Hal ini berkat terjalin kerjasama kolaborasi pentahelix yang terjalin dari unsur pemerintahan, masyarakat, dan swasta.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, mengatakan, pihaknya merasa berterimakasih atas sinergi yang terjalin, sehingga perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) perbaikan pembangunan  sekolah diwilayahnya dapat terlaksana.

“Gedung SDN  Sukadanau 01 segera dibangun oleh CSR PT Gunung Raja Paksi (CRP), kami Disdik mewakili pemkab Bekasi mengucapkan terimakasih atas sinergi dan kolaborasi ini, perbaikan sarpras perbaikan sekolah di Kabupaten Bekasi, yang jauh dari kata ideal bisa di bantu semua unsur lapisan masyarakat khususnya perusahaan-perusahaan dimana SD Sukadanau berada,” kata Imam saat ditemui pewarta Triberita.com dilokasi SD 01 Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat. Pada Kamis 08 Juni 2023.

Imam Faturochman, ST. M.Si. (Foto: Riyan)
Imam Faturochman, ST. M.Si. (Foto: Riyan)

Ia menjelaskan, dalam proses pembangunan ini semua terlibat, pasalnya ini menyangkut tentang perijinan, desain bangunan, kontruksi dan lainnya.  Imam menyebut, semua ada keterlibatan seperti Dinas Cipta Karya, Bapeda Kabupaten Bekasi, DPRD Komisi IV Kabupaten Bekasi.

“Karena memang semua ini harus ada persetujuan, tanpa ada pemeriksaan dan koreksi itu tidak akan terjadi kegiatan ini,” ujarnya.

Teknis dalam pembangunan sapras, lanjut Imam, pihaknya mempunyai data berkaitan dengan sekolah diwilayah kabupaten Bekasi yang memang dari segi sapras masih jauh kata layak, nantinya data itu akan diberikan kepada perusahaan yang mau membantu menggunakan dana CSR.

“Biasanya kami mengundang tim Bapeda dan semua pihak juga untuk persentase kepada perusahaan yang memang mau membantu membangun untuk kemajuan pendidikan khususnya di kabupaten Bekasi, untuk itu kami punya data dan akan kami sampaikan kepada mereka dan pilih sesuai bajed yang mereka punya,” jelas Imam.

Baca Juga :  Ketua Koperasi Saung Bekasi Ditangkap Kejari, Kerugian Negara Fantastis

Sementara itu, Kepala Sekolah (kepsek) SD 01 Sukadanau, Kardiana mengatakan, dalam proses pembangunan sekolah kali ini, pihaknya merasa senang dengan ini menambah proses belajar mengajar anak didiknya makin bertambah semangat.

“Saya merasa senang, karena selama ini proses belajar mengajar kami pakai 3 sif, adanya pembangunan ini saya bersyukur sekali dan alhamdulillah akan segera dibangun mudah-mudahan kedepannya akan lebih efektif lagi dalam belajar,” kata Kardiana.

Kepala Sekolah SDN Sukadanau 01, Kardiana SPD SD. (Foto: Riyan)
Kepala Sekolah SDN Sukadanau 01, Kardiana SPD SD. (Foto: Riyan)

Ia menjelaskan, untuk target pengerjaan pembangunan kali ini, membutuhkan jangka waktu sekitar empat bulan dan maksimal dua bulan yang mana dalam pengerjaannya dikerjakan siang malam.

“Target 4 bulan maksimal 2 bulan, karena dikerjakan siang malam. Sekarangkan rangkanya bukan kayu lagi, menggunakan rangka baja jadi cepat pengerjaannya, terkait bahan bangunan dipilih oleh mereka (CSR) dari GRP semua dari material dan lainnya,” jelasnya.

“Kami dari pihak sekolah hanya menikmati hasil, semoga di tahun ajaran baru belajar mengajar lebih efektif lagi tidak ada gangguan apapun. Untuk pemerintah daerah khususnya dinas pendidikan itu hanya pengawasan dan mengetahui proses kerja dan perijinan,” tandasnya.

Sebelumnya, dikabarkan SD 01 Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi ambruk. Pada Sabtu (6/5/2023) lalu.

Tidak ada korban jiwa atau pun korban luka dari peristiwa tersebut. Namun dua ruang kelas mengalami rusak berat.

Adapun penyebab ambruknya atap diduga karena kerangka atap sudah termakan usia sehingga tidak kuat menahan beban

Dinas Pendidikan, Dinas Cipta Karya, Bapeda Kabupaten Bekasi, dan DPRD Kabupaten Bekasi komisi IV meninjau lokasi gedung SD 01 Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat. (Foto: Riyan)
Dinas Pendidikan, Dinas Cipta Karya, Bapeda Kabupaten Bekasi, dan DPRD Kabupaten Bekasi komisi IV meninjau lokasi gedung SD 01 Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat. (Foto: Riyan)

Sebagai informasi, PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) adalah anggota dari Gunung Steel Group, salah satu perusahaan baja swasta terbesar di Indonesia. Didirikan pada tahun 1970 di Medan, Sumatera Utara, perusahaan kami memulai bisnis dengan memproduksi baja panas, secara bertahap memproduksi balok dan lembaran baja.

Baca Juga :  Fajar Paper Terima Penghargaan Industri Hijau 2022

Pada tahun 1991, PT Gunung Naga Mas bertransisi menjadi PT Gunung Raja Paksi (GRP). GRP terletak di Cikarang Barat, Provinsi Jawa Barat, Indonesia, seluas lebih dari 200 hektar.

Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun di industri baja, memproduksi 2.200.000 ton baja berkualitas tinggi setiap tahunnya yang disertifikasi oleh organisasi sertifikasi lokal dan internasional.

Saat ini, perusahaan telah menjadi salah satu perusahaan baja swasta terbesar di Indonesia. Gunung Raja Paksi, “Membentuk Hari Esok”. Bersama-sama kita membangun masa depan yang lebih baik.

Facebook Comments
Example 120x600