Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Sehari Sebelumnya Dikabarkan Hilang, Seorang Lansia ditemukan Tewas Mengambang di Kali Tembakang Serang Banten

211
×

Sehari Sebelumnya Dikabarkan Hilang, Seorang Lansia ditemukan Tewas Mengambang di Kali Tembakang Serang Banten

Sebarkan artikel ini
Petugas melakukan koordinasi pada malam sebelumnya Mukhammad Ali (67), warga Kampung Tembakan, Desa Pulo Kencana, ditemuka. (Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Serang Banten – Seorang pria lanjut usia bernama, Mukhammad Ali (67), warga Kampung Tembakan, Desa Pulo Kencana, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam di Kali Tembakang.

Korban yang diketahui berprofesi sebagai guru madrasah itu, ditemukan dalam kondisi mengambang di aliran sungai tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan hilang tenggelam dalam keadaan tidak bernyawa, pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

“Jasad korban ditemukan dalam posisi mengambang sekitar 100 meter dari titik lokasi dikabarkan hilang tenggelam,” terang Kapolsek Pontang AKP Muklas, Selasa (10/2/2026).

Menurut Kapolsek, peristiwa bermula, pada Senin (9/2/2026) sore sekitar pukul 18.30 WIB, saat warga menemukan pakaian berupa baju, celana, dan handuk milik korban berada di pinggir Kali Tembakang, tepatnya di RT 12 RW 02 Desa Pulo Kencana.

“Dari temuan pakaian tersebut, warga kemudian melaporkan kejadian ke Polsek Pontang, karena korban tidak kunjung ditemukan,” ujar Muklas.

Setelah menerima laporan, pihak Polsek Pontang bersama Tim SAR BPBD Kabupaten Serang serta dibantu warga setempat, langsung melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Namun demikian, pencarian sempat dihentikan sementara pada malam hari, karena kondisi sungai yang gelap, serta rimbunnya rumput-rumput di sekitar lokasi.

“Pencarian kami hentikan sementara, karena kondisi kali gelap dan rimbun rumput di permukaan air,” jelas Kapolsek.

Pencarian kemudian kembali dilanjutkan pada Selasa dini hari, hingga akhirnya jasad korban ditemukan dalam kondisi mengambang di aliran sungai.

Kapolsek Pontang mengungkapkan, berdasarkan keterangan keluarga dan warga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi yang sewaktu-waktu bisa kambuh secara tiba-tiba.

Baca Juga :  Kapolri Mutasi 1.255 Personil, 10 Kapolda Diganti, 10 Polwan jadi Kapolres

“Korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai karena memiliki riwayat sakit epilepsi, yang bisa terjadi secara mendadak,” ujar Kapolsek.

Setelah ditemukan, jasad korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak kepolisian memastikan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan peristiwa tersebut murni kecelakaan.

“Pihak keluarga menginginkan untuk segera memakamkan korban dan tidak mau dilakukan autopsi,” jelasnya

Facebook Comments