Triberita.com | Pandeglang Banten – Geger seorang pedagang bakso ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar rumahnya dengan posisi tergantung menggunakan seutas tali tamban. Diketahui, korban bernama Arif Wibisono, asli dari Wonogiri, Jawa Tengah.
Korban yang sehari-hari memiliki profesi sebagai pedagang bakso, biasa disapa dengan sebutan nama Arif, menempati rumah kontrakan di Kampung Kadu Tunggul Rt 01 Rw 09, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Menurut beberapa warga, menyebut kalau Arif sering terlihat melamun. Dan sebelumnya, Ia pernah melakukan upaya untuk bunuh diri, namun rencananya itu berhasil dicegah.
“Korban (Arif), sering melamun. Keliatannya seperti kosong pikirannya. Kemungkinan ada pengaruh, atau bisikan gaib yang sering mengganggu Arif,” ujar Samidi, yang mengaku sebagai rekan korban.
“Sebelumnya, Arif juga pernah punya keinginan untuk melakukan bunuh diri, namun rencananya berhasil dicegah,” sambung Samidi, Kamis (7/3/2024).
Terkait kasus korban gantung diri yang sempat menggegerkan warga, petugas PS Kaur Identifikasi Satreskrim Polres Pandeglang, Briptu Bayu Kurniawan, menjelaskan bahwa mayat korban sudah tidak bernyawa sekitar 6 jam sebelum ditemukan.
Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Kevin Tripurnama (24), karyawan BarberShop, yang berada persis disamping kios kontrakan korban, sebagai tukang bakso.
Kecurigaan saksi, menurut Bayu, berawal dari kios tempat usaha berjualan bakso milik korban Arif, sejak pagi sampai sore, belum buka.
Menurut keterangan saksi, pada Selasa (5/3/2024) malam, masih terlihat. Korban Arif masih makan malam dengan karyawan.
Namun pada Rabu (6/3/2024) sore, sekitar pukul 16.00 WIB, ternyata korban sudah tidak ada, dan saat ditemukan dalam posisi tergantung didalam kamar tidurnya.
“Mengetahui kejadian itu, warga melaporkan kejadian penemuan korban gantung diri ke kantor kepolisian terdekat,” ujar Bayu.
“Korban ditemukan sudah tidak bernyawa pada Rabu (6/3/2024) sore, menggunakan tali tambang yang diikatkan ke kayu didalam kamarnya,” terangnya
Diperkirakan, bahwa korban Arif sudah meninggal sekitar 6 jam sebelum ditemukan.
“Jasadnya sudah dibawa ke puskesmas untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
















