Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaPolitik

Soal Pemilu 2024, Relawan Ganjar: Lembaga Negara dan APH Dipastikan Harus Netral

250
×

Soal Pemilu 2024, Relawan Ganjar: Lembaga Negara dan APH Dipastikan Harus Netral

Sebarkan artikel ini
Relawan Ganjar Jawara Provinsi Banten. (foto: istimewa)
Relawan Ganjar Jawara Provinsi Banten. (foto: istimewa)

Triberita.com | Serang Banten,- Pasca keputusan sidang MK terhadap batas usia Capres-Cawapres, Rudi Hermawan, selaku Koordinator relawan Ganjar Jawara, di Provinsi Banten, menyampaikan pesan kepada semua relawan Ganjar pranowo agar dalam pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2024 nanti.

Relawan Ganjar tidak hanya fokus pada sosialisasi Ganjar kepada masyarakat, tapi juga ikut mengambil peran untuk menjadi kontrol terhadap alat-alat negara atau lembaga-lembaga negara, terutama lembaga atau aparat penegak hukum.

“Lembaga negara, harus benar-benar Netral dalam pelaksanaan Pemilihan Umum pemilihan presiden dan wakil presiden pada tahun 2024 nanti,” ujar Rudi Hermawan seperti keterangan rilies yang diterima kantor Triberita, Selasa (17/10/2023).

Alat-alat negara ini harus dipastikan benar-benar terjamin Netralitasnya, jangan sampai menjadi alat atau bagian dari instrumen kekuasaan, ikut menjadi relawan atau tim Sukses bagi salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Lembaga-lembaga negara ini, kata dia, terutama para penegak hukum harus ikut berperan serta, bahu-membahu bersama rakyat mewujudkan pemilu yang jujur, adil, bebas dan rahasia yang menjadi prinsip dasar pemilihan umum di negara ini.

Ia menyebut, mereka semua, terutama aparat penegak hukum, harus menjadi faktor penguat, bagaimana kwalitas sistem demokrasi di Indonesia bisa lebih baik bisa lebih bagus dan bisa l lebih fair. Karena sedikit saja lembaga negara atau aparat penegak hukum tergelincir ikut cawe-cawe dukung mendukung kepada salah satu calon, maka demokrasi di negara ini akan mengalami kemunduran dan kerusakan.

Dikatakan Rudi kembali, mengapa aparat hukum menjadi lembaga yang sangat perlu diwaspadai oleh relawan Ganjar, harus dikontrol netralitasnya, karena mereka adalah lembaga yang memiliki posisi tekan, jangan sampai kekuasaan yang melekat pada mereka dijadikan alat untuk menakut-nakuti masyarakat.

Baca Juga :  Milangkala XVI, Bupati Hengki: Kembara Harus Bisa Membangun Bandung Barat dengan SDM Unggul

“Dijadikan alat untuk menekan rakyat untuk memilih salah satu calon yang mereka dukung untuk kepentingan kekuasaan atau deal -deal kekuasaan. Sekali lagi saya berpesan, relawan Ganjar Pranowo tidak hanya fokus kepada sosialisasi capres,” jelasnya.

“Tapi juga harus memastikan menjadi kontrol terhadap lembaga-lembaga negara, terutama aparat penegak hukum, agar mereka benar-benar netral dalam pemilu pemilu tahun 2024 nanti. Jangan takut menyampaikan kebenaran, karena kedaulatan ada di tangan rakyat,” tandasnya.

 

Facebook Comments