Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBencana AlamBeritaGunung MeletusNasionalNewsPeristiwa

Status Gunung Slamet Ditingkatkan Menjadi Level II Waspada, Wisatawan Dilarang Beraktivitas Radius 2 Kilometer

749
×

Status Gunung Slamet Ditingkatkan Menjadi Level II Waspada, Wisatawan Dilarang Beraktivitas Radius 2 Kilometer

Sebarkan artikel ini
Status Gunung Slamet turun statusnya dari sebelumnya Siaga (Level III) menjadi waspada (level II). (Foto: Sumber PVMBG)
Status Gunung Slamet turun statusnya dari sebelumnya Siaga (Level III) menjadi waspada (level II). (Foto: Sumber PVMBG)

Dalam surat bernomor 458.Lap/GL.03/BGV/2023 yang ditandatangani Kepala PVMBG Hendara Gunawan disebutkan tingkat aktivitas Gunung Api Slamet dinaikkan dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) terhitung mulai 19 Oktober 2023, pukul 08.00 WIB.

Berdasarkan evaluasi, kegempaan Gunung Api Slamet yang wilayahnya meliputi Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes itu, pada Oktober 2023 meningkat yang ditandai dengan peningkatan ampitudo tremor menerus yang diikuti dengan terekam gempa tremor harmonik dalam durasi yang panjang.

Peningkatan amplitudo tremor menerus tersebut, menunjukkan peningkatan pemanasan air tanah dalam tubuh Gunung Slamet di kedalaman dangkal, sedangkan terekam gempa tremor harmonik dalam durasi panjang menunjukkan peningkatan embusan dalam tubuh Gunung Slamet.

Pengukuran deformasi menunjukkan terjadinya peningkatan tekanan pada tubuh Gunung Slamet.

Dengan adanya inflasi pada Stasiuh Tiltmeter Bambangan (Kabupaten Pemalang) yang merupakan stasiun tiltmeter terdekat dengan puncak, menunjukkan tekanan telah bergerak menuju puncak Gunung Slamet atau berada pada kedalaman yang lebih dangkal dari sebelumnya.

Hal itu, menunjukkan peningkatan tekanan di bawah tubuh Gunung Slamet yang dapat memicu gempa-gempa dangkal maupun terjadinya erupsi freatik.

Facebook Comments
Baca Juga :  Dihadiri Seluruh Pendidik Sekolah, Roadshow Bus KPK 2024 di Banten, Kampanyekan Integritas Antikorupsi Lewat Film