Triberita.com | Cilegon Banten, – Namanya adalah Ashabal S uryaman, pemuda asli kelahiran Kota Cilegon, Provinsi Banten. Punya mimpi untuk mencari bibit dan melatih para generasi muda untuk cabang olahraga billiard.
Untuk mengisi waktu luang, pria kelahiran November 1991 ini, selalu bermain biliard, baik bersama keluarga maupun teman-teman. Alhamdulillah, tahun 2023 sempat menjadi Runner Up di Even Fun Turnamen Read Ball Cikarang.
Istilah biliar diambil dari kata “billart”, yang memiliki makna tongkat kayu, atau “bille” yang memiliki makna bola.
Cara bermain billiard dilakukan dengan mendorong (menyodok) bola-bola kecil yang telah diberi nomor supaya bisa masuk ke lubang-lubang yang ada di sisi meja.
Biliar termasuk olahraga yang memerlukan konsentrasi fokus. Maka itu, diperlukan ketahanan dan pemahaman mental yang benar, serta kemampuan fisik yang prima.
Itulah sedikit gambaran secara umum tentang olahraga billiard. Setelah mengetahui pengertian dari billiard, kita perlu mempelajari juga sejarahnya.
Menurut alumni SMK Negeri 1 Kota Cilegon tahun 2010 ini, Billiard merupakan olahraga yang menyenangkan, bisa dimainkan secara perorangan maupun tim sehingga cocok saat untuk refreshing bersama orang terdekat.
Selain refreshing, menurut pria yang biasa disapa dengan nama Surya, bermain olahraga billiard bisa menyehatkan tubuh.
Manfaat dari olahraga billiard ini, juga mampu meningkatkan kecerdasan? Sebab dengan bermain billiard, akan melatih otak untuk berpikir teknik-teknik agar bola billiard tepat pada sasaran, yang terpenting pada permainan bola billiard ini akan melatih konsentrasi sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan kecerdasan otak.
Mimpi Surya sejak masih di bangku sekolah menengah pertama (SMP), ingin menjadi atlet billiard yang bisa membawa harum nama kota kelahirannya, Kota Cilegon sampai ke Provinsi Banten. Selain kebanggaan daerah, Surya juga ingin membawa harum nama bangsa dan negara di forum international.
Surya mengaku bisa berain billiard sejak sekolah SMP, dan baru mendapat prestasi pada tahun 2023, di Even Fun Turnamen Read Ball Cikarang sebagai Runner Up.
“Bergabung di meja 9feet (meja besar) sejak tahun 2017, itupun tidak mendalami dan tidak ada yang melatih. Hanya sekedar hobi, namun hasrat ingin menjadi atlet selalu ada dibenak,”ujar Surya, yang mengaku di tahun 2019 sempat fakum bermain billiard, dan sempat mengajar Bahasa Arab di Ponpes Hamalatul Quran (BILBOS) Lampung Pringsewu, dan membimbing mengaji Quran kepada anak-anak dan remaja, sampai mendirikan Majelis Tahfidz Quran & Bahasa Arab di Lampung Pesawaran.
Aktif kembali didunia ketangkasan billiard sejak 2023, sehubungan ada acara Porprov di Tanggerang, dan Surya ditunjuk sebagai pengurus POBSI Kota Cilegon untuk menjadi wasit di cabang olah raga billiard Porprov di Tanggeranng.
“Sejak itu, hasrat ingin menjadi atlet dan pelatih kembali menggebu-gebu. Hasrat itu muncul karena begitu sulitnya rekan-rekan atlet billiard berjuang untuk membawa harum nama Kota Cilegon,” ujarnya.
Kendati secara kemampuan atlet billiard ini masih perlu ditingkatkan, tetapi dia meyakini jika kejuaraan billiard digelar rutin, akan bisa menghasilkan atlet yang lebih mumpuni.
Besar harapan Surya, agar Pemerintah Kota Cilegon dan Pengurus Besar Persatuan Olahraga Billiard seluruh Indonesia (POBSI) lebih memperhatikan lagi atlet-atlet billiard. Artinya tidak hanya kalau ada event PorProv saja, tapi jika ada atlit mengikuti kejuaraan, tolong difasilitasi.
“Makanya dibutuhkan peran Walikota Cilegon dan POBSI Kota Cilegon, melakukan sosialisasi, bahwa billiard merupakan cabang olahraga bukan hiburan, dan untuk kejuaraan billiard ini harus rutin diadakan, harus rajin dilakukan,” ujar Surya juga penikmat musik dan Catur.
“Pesan untuk Persatuan Billiard, mohon untuk memberi perhatian dan memberi kesempatan kepada junior untuk menjadi Atlet,”Surya menambahkan.

















