Triberita.com | Cilegon Banten – Tiga pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Cilegon dan Wakil Wali Kota Cilegon, menggelar kampanye akbar di hari terakhir masa kampanye secara serentak, pada Sabtu (2/11/2024).
Ketua KPU Kota Cilegon, Patchurrohman menuturkan, melalui kampanye akbar tersebut, seluruh masyarakat Cilegon dipersilahkan untuk hadir, agar bisa menyimak serta menyaksikan apa saja visi misi dan program yang ditawarkan oleh masing-masing pasangan calon.
“Silahkan hadir untuk menyimak dan menyaksikan visi misi dan program yang ditawarkan oleh masing-masing pasangan calon,” ujarnya.
“Pasangan calon nomor urut 1 di lapangan BCA, pasangan nomor urut 2 di lapangan Tegal Tong, Citangkil dan pasangan nomor urut 3 di lapangan Cigiceh, Jombang,” Ketua KPU menambahkan.
Untuk diketahui dalam Pilkada Cilegon terdapat tiga pasangan calon yang sedang berkompetisi untuk menjadi wali kota dan wakil wali kota Cilegon.
Ketiganya yaitu paslon nomor urut 1 Robinsar-Fajar, paslon nomor urut 2 Helldy-Alawi dan paslon nomor urut 3 Isro-Uyun.
Pada kampanye terakhir pasangan calon walikota dan wakil walikota Helldy Agustian dan Alawi Mahmud di Lapangan Tegal Tong, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, diawali dengan pembacaan Doa dan sholawat, yasin, tahlil, serta doa bersama. Doa dipimpin oleh KH. Ahmad Baidhowi.
Dalam orasinya, Helldy Agustian memaparkan sejumlah keberhasilannya selama 3,5 tahun memimpin Kota Cilegon. Mulai dari sektor kesehatan hingga pendidikan yang menjadi fokus perhatiannya.
Selain itu, program beasiswa full sarjana bagi 5.000 orang juga berhasil dijalankan. Bahkan, Helldy berjanji untuk menambah kuota beasiswa full sarjana sebanyak 5.000 orang sehingga akan ada 10.000 beasiswa full sarjana.
“Sebetulnya kami jadi walikota baru 3,5 tahun. Itu pun dipotong covid-19, jadi kami efektif memimpin Kota Cilegon cuam 2,5 tahun. Meski demikian, banyak yang sudah kami lakukan, antara lain LKS (lembar kerja siswa) SD dan SMP gratis, penambahan empat SMP Negeri di yakitu di Purwakarta, Jombang, Citangkil, Grogol dan Pulomerak,” katanya.
“Sebelumnya, selama 20 tahun waga Kota Cilegon sulit berobat, karena kalau rawat inap di rumah sakit harus bayar dulu, jual sawah, jual motor, atau bahkan jual rumah. Tapi alhamdulillah, kami bisa mengubah hanya cukup dengan KTP, karena selama 1×24 jam BPJS-nya selesai,” sambung Helldy.
Sementara pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Isro Miraj dan Nurrotul Uyun pada kampanye terakhir mengadakan pelayanan kesehatan masyarakat, bertempat di Lapangan Cigiceh Jombang, Sabtu (23/11/2024).
Koordinator Tim Kesehatan Isro-Uyun, dr. Shinta Wisnuwardhana mengatakan, kegiatan cek kesehatan yang dilaksanakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan.
“Kampanye dengan pendekatan layanan kesehatan ini, menjadi salah satu cara pasangan Isro-Uyun untuk memperkenalkan visi Cilegon Maju. Termasuk program pro rakyat dengan memberikan Pelayanan Call Sehat 24 Jam. Bahkan layanan ambulance sudah beroperasi memberikan pelayanan 24 jam.
















