Scroll untuk baca artikel
Bencana AlamBeritaPeristiwa

Tim K-9 Polda Jateng Berhasil Temukan Jenazah Bayi 5 Bulan yang Tertimbun Tanah Longsor

258
×

Tim K-9 Polda Jateng Berhasil Temukan Jenazah Bayi 5 Bulan yang Tertimbun Tanah Longsor

Sebarkan artikel ini
Tim K-9 Polda Jawa Tengah, berhasil menemukan jenazah bayi berusia 5 bulan yang tertimbun tanah longsor di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. (Foto : Mabes Polri)

Triberita.com | Jakarta – Tim K-9 Polda Jawa Tengah, berhasil menemukan jenazah bayi berusia 5 bulan yang tertimbun tanah longsor di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Tubuh bayi bernama Abiyan ditemukan dalam keadaan tertutup selendang, berada di bawah springbed yang tersangkut pohon bambu, dekat aliran air.

Paman Abiyan yang ikut dalam penggalian tersebut, tidak mampu menahan tangis saat menyaksikan regu penolong menemukan Abiyan.

“Paman korban menangis histeris saat Abiyan ditemukan. Jenazah langsung dibawa ke posko induk,” ujar Agus Yusuf, anggota SAR Bumi Santri Pekalongan, Kamis (23/1/2025).

Diketahui, ibu kandung Abiyan, tewas dalam bencana tersebut. Sementara sang ayah, belum diketahui keberadaannya.

Hingga Kamis (23/1/2025), proses pencarian korban longsor dan banjir bandang masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Mereka berharap dapat menemukan korban lain yang mungkin masih tertimbun.

Korban meninggal dunia longsor di Petungkriyono, Pekalongan, Jawa Tangah, terus bertambah.

Data pada Rabu (22/1/2025), jumlah korban longsor Pekalongan yang sudah ditemukan meninggal dunia berjumlah 21 orang, termasuk balita berusia 5 bulan. Sementara 5 orang masih dinyatakan dalam pencarian.

Sementara data yang diperoleh dari BMKG, sebanyak enam belas orang ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun longsoran di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Longsor menimbun 2 unit rumah dan menyeret beberapa kendaraan yang sedang melintas di wilayah tersebut, pada Senin (20/1/2025) pukul 17.30 WIB, waktu setempat.

Hingga hari ini, pencarian korban masih dilakukan oleh tim gabungan mengingat masih ada 3 orang yang dilaporkan hilang.

Selain korban jiwa, longsor juga menyebabkan 10 orang luka-luka yang sudah dirujuk ke Puskesmas dan RSUD terdekat. Tidak hanya itu,  peristiwa tersebut, juga menyebabkan 2 unit jembatan rusak.

Baca Juga :  Ratusan Warga Korban Pergerakan Tanah dan Longsor di Lebak Banten Selatan Masih di Posko Pengungsian

Selain longsor, banjir bandang juga menerjang wilayah tersebut pasca hujan deras yang mengguyur.

Sementara Data dari Relawan Banyumas yang berkoordinasi dengan BPBD dan Basarnas Kabupaten Pekalongan, sehubungan bencana Tanah Longsor di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, terjadi pada Senin (20/1/2025).

Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Kemudian sekitar pukul 17.30 WIB, terjadi banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa pemukiman warga dan berdampak adanya korban jiwa baik yang selamat, luka-luka hingga meninggal dunia.

Selanjutnya, Relawan Banyumas berangkat ke lokasi longsor dan berkoordinasi dengan BPBD & Basarnas Kabupaten Pekalongan.

Jumlah Pengungsi tidak ada

Korban meninggal

Selasa 21 Januari 2025

  1. Revalina
  2. Suyati
  3. Kiki Pramudita
  4. Sutar
  5. Riyanto
  6. Ayat
  7. Sumeri
  8. Doni
  9. Supari
  10. Winarko
  11. Sularso
  12. Inawati
  13. Afkar
  14. Rokhim
  15. Khusnul Khotimah
  16. Rahmono
  17. Jovi Yulianto

Rabu 22 Januari 2025

  1. Aisah
  2. Ta’ari
  3. Abiyan
  4. Ta’adi

Korban luka-luka

  1. Musrofin
  2. Santi
  3. Khusniah
  4. Watmi
  5. Rohman
  6. Nasirin
  7. Fendi Wasis
  8. Didik Setiawan
  9. Tarsono
  10. Kusnandar
  11. Ribut
  12. Ahmad Khoerun

Masih dalam pencarian

  1. M Teguh Imanto
  2. Giyatno
  3. Aurel
  4. Tegar Hapriyanto
  5. M Nasrullah Amin

Kegiatan Rabu, 22 Januari 2025 :

  • Melakukan evakuasi & mencari korban hilang bersama relawan gabungan terbagi menjadi 4 SRU.
  • Ditemukan 5 korban dalam keadaan meninggal dunia

Kendala

  • Akses menuju lokasi longsor terputus karena adanya longsor
  • Lokasi dari titik kumpul ke lokasi longsor perjalanan jalan kaki 1 jam’an
  • Lokasi tidak memungkinkan menggunakan alat berat, upaya dilakukan mengikis material longsor dengan alkon.
  • Sinyal susah
Facebook Comments